Page 205 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 205

Inspiring Lecture Paragon

               ilmu. Diharapkan anak-anak tanpa harus disuruh orang tua atau guru

               mereka  dengan  sendirinya  ingin  dan  rajin  untuk  belajar.  Sangat

               penting  untuk  menyadarkan  anak-anak  kita  bahwa  belajar  adalah
               salah  kebutuhan  dasar  mereka  untuk  hidup  di  dunia,  untuk  bisa

               bertahan  melawan  dan  mengikuti  perkembangan  zaman.  Dengan
               munculnya  kesadaran  akan  pentingnya  menuntut  ilmu  yang

               diharapkan adalah tingginya minat membaca. Budaya membaca yang
               masih  sangat  minim  di Indonesia  menjadi  masalah  tersendiri yang

               perlu dibahas lebih dalam. Namun gagasan ini dapat menjadi dasar

               dalam menumbuhkan minat baca masyarakat Indonesia. Berawal dari
               pemahaman sadar kebutuhan akan ilmu pengetahuan. Sadar bahwa

               dengan ilmu maka hidup di dunia ini bisa dijalankan dengan baik.

                      Selain  itu  harapannya  dengan  ilmu  dasar  akhlak  dan  adab
               anak-anak kita, anak-anak bangsa Indonesia mampu berfikir mandiri,

               mandiri  untuk  diri  mereka  sendiri,  hal  ini  merupakan  bagian  dari
               bentuk bakti kepada orang tua. Bentuk cinta kepada orang tua mereka

               sendiri  dan  bangsa  dan  negara,  yang  nantinya  juga  akan  muncul
               kepedulian  terhadap  orang  lain.  Jadi  dengan  demikian  awal  dari

               pendidikan  di  Indonesia  seharusnya  di  awali  dengan  pendidikan

               akhlak, adab  dan  lingkungan  sosial  terlebih  dahulu.  Sesuai  dengan
               pacasila  yang  pertama  (ketuhanan  yang  maha  esa)  dan  sila  kedua

               (kemanusian yang adil  dan beradab).  Penjelasan lebih lanjut  dapat
               dilihat pada bagan berikut ini:











                                                                               19
                                                                               3
   200   201   202   203   204   205   206   207   208   209   210