Page 202 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 202

Inspiring Lecturer Paragon


            apabila  Kesehatan  fisik  dan  mentalnya  terstandarisasi,  hanya

            semangat  dan  kedispilinan  yang  mungkin  berbeda,  disitulah  tugas
            pendidik  untuk  menjaga  semangat  dan  kedispilinan  tersebut  untuk

            tetap berada pada jalurnya.
                   Terlepas  dari  apapun  sistem  pendidikan  yang  dilakukan,

            kemampuan si peserta didik untuk mengikuti Pendidikan itulah yang
            menjadi hal yang harus di perhatikan. Saya sangat yakin akan hal itu,

            kalua  kemampuan  manusia  secara  rata-rata  adalah  sama  apabila

            kesehatan  fisik  dan  mental  mereka  sama.  Tentu  ada  pengecualian
            untuk orang yang berkategori jenius dan lain-lain, tetapi menyangkut

            polulasi pendapat tentang hal ini sangat saya yakini.
                   Dalam pelaksanaan  Pendidikan yang  saya lakukan  saat ini,

            saya menganut hal ini. Saya selalu menganggap peserta didik saya
            lebih pintar dari pada saya, saya tidak ragu meminta mereka untuk

            mengkomentari  dan  bahkan  mengkritik  hasil  diskusi  yang  kami

            lakukan  disetiap  kegiatan  Pendidikan  yang  dilakukan.  Saya  tidak
            menggunakan kata-kata mengajar kepada anak didik saya, saya selalu

            menggunakan  kata  berdiskusi  dan  bertukar  pikiran  dalam  setiap

            kegiatan Pendidikan yang kami lakukan.
                   Hal  lain  yang  ingin  saya  sampaikan  pada  kesempatan  ini

            adalah standarisasi waktu Pendidikan. Saya yang merupakan bagian
            dari insan Pendidikan tinggi selalu melihat ada mahasiswa yang tidak

            bisa selesai Pendidikan tepat waktu. Kenapa ketika Pendidikan dasar
            dan menengah, waktu  pendidikannya bisa terukur. Kenapa sekolah

            ikatan dinas bisa terukur sementara pendidikan tinggi non ikatan dinas

            tidak terukur.

            190
   197   198   199   200   201   202   203   204   205   206   207