Page 156 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JULI 2021
P. 156

Wakil  Ketua  II  Satgas  Penanganan  Covid-19  Karawang  Letkol  Inf.  Medi  Hariyo  Wibowo
              mengatakan sejumlah perusahaan belum teoat dalam melaporkan Covid-19 di pabrik mereka.
              Pada inspeksi mendadak (sidak) di salah satu perusahaan di Karawang International Industrial
              City (KIIC) Kamis (15/7/2021) lalu misalnya, didapati hal serupa.

              "Pelaporan kasus harus mencantumkan alamat dan nomor HP, bukan nama-nama saja," ujar
              Medi ditemui di Kodim 0604 Karawang, Jumat (16/7/2021).

              Pelaporan  tanpa  alamat  dan  nomor  telepon,  kata  Medi,  akan  menyulitkan  satgas  dalam
              melakukan pelacakan dan pengetesan kepada keluarga karyawan serta lingkungan. Langkah
              pencegahan penularan dan penanganan pun menjadi terlambat.
              "Karyawan  mungkin  sudah  di  tracing,  namun  keluarga  dan  lingkungannya  tanggungjawab
              satgas," ujar Dandim 0604 Karawang itu.

              Jika di pabrik, perusahaan wajib segera melapor ke Puskesmas terdekat, Satgas Kecamatan dan
              Kabupaten  Karawang.  Kemudian  ditembuskan  ke  Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi
              (Disnakertrans) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang.

              Karena itu, kata dia, Satgas pun meminta perusahaan itu memperbaiki data pelaporan kasus
              Covid-19.  Perusahaan  itu  juga  ditindak  lantaran  fasilitas  protokol  kesehatan  dinilai  belum
              lengkap. Diketahui, sejak awal pandemi ada 500 orang karyawan perusahaan itu yang terpapar
              Covid-19, sedangkan kasus aktif sejumlah 171.

              "Datanya kami minta perbaiki," ujar dia.

              Medi pun menegaskan, satgas tidak bermaksud mencari-cari kesalahan perusahaan. Hanya saja,
              imbauan,  pengarahan,  sidak,  dan  penindakan  dilakukan  demi  menekan  angka  Covid-19  di
              Karawang.
              Apalagi, diketahui kasus virus corona di Karawang didominasi klaster industri.

              Sidak yang dilakukan satgas, juga dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat.

              Dalam sehari biasanya ada tiga hingga empat perusahaan yang dilaporkan tak mematuhi anjuran
              pemerintah soal penanganan Covid-9 maupun pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan
              masyarakat (PPKM) Darurat di industri.
              Diketahui, hingga Jumat (16/7/2021) pukul 12.00 WIB, kasus Covid-19 di Karawang sejumlah
              35.707, naik 440 dari hari sebelumnya. Kasus aktif sebanyak 5.963.

              Rinciannya,  910  orang dalam  perawatan,  5.053  isolasi  mandiri,  dan  meninggal  1.346 orang.
              Sedang yang sembuh 28.398 orang, naik 670 dari hari sebelumnya.




















                                                           155
   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160   161