Page 178 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 178

"Keberadaan  posko  THR  keagamaan  ini  adalah  merupakan  bentuk  fasilitas  pemerintah  agar
              pekerja atau buruh mendapatkan THR keagamaan, benar-benar bisa dibayarkan sesuai dengan
              ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Ida secara virtual, Senin (19/4).

              Menurut  Ida,  Posko  THR  ini  melibatkan  seluruh  internal  Kemenaker  juga  melibatkan  tim
              pemantau dari unsur Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) dan dari unsur Organisasi Pengusaha
              yang duduk dalam keanggotaan Dewan Pengupahan Nasional.

              Ida  berharap,  tim  pemantau  ini  bisa  memantau  jalannya  posko  THR  2021  serta  memberi
              masukan kepada tim posko mengenai pelaksanaannya.

              "Diawasi oleh teman-teman dari serikat pekerja dan serikat buruh maupun dari pengusaha, kami
              sangat terbuka mendapatkan masukan," kata Ida.

              Layanan  posko  THR  ini  meliputi  tiga  aspek  utama  yakni  informasi  seputar  kebijakan  dan
              peraturan THR keagamaan tahun 2021, ruang konsultasi, kemudian pengaduan pelaksanaan
              THR keagamaan tahun 2021.

              Berbagai layanan ini dapat dilakukan secara daring (online) maupun luring. Layanan tatap muka
              tersedia di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) Kemnaker di Jalan Gatot Subroto Kav.
              51 Gedung B Lantai 1 Jakarta Selatan.

              Layanan tatap muka ini dilakukan dengan tetap memperhatikan prosedur/protokol kesehatan
              pencegahan penularan Covid-19. Untuk offline layanan jam kerja mulai pukul 08.00 WIB hingga
              15.00 WIB.

              Sementara,  Posko  THR  2021  juga  bisa  diakses  secara  daring  (online)  melalui
              www.bantuan.kemnaker.go.id dan melalui call center 1500 630. Layanan posko THR 2021 ini
              mulai diberlakukan 20 April hingga 20 Mei 2021.
              Lebih lanjut, Ida juga mengatakan, supaya terdapat koordinasi yang efektif antara pemerintah
              pusat dan daerah, maka posko pelaksanaan THR keagamaan tidak hanya dibentuk di tingkat
              pusat.

              "Kami juga minta kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah kota membentuk posko yang
              sama di provinsi maupun kabupaten/kota," ujar Ida.
































                                                           177
   173   174   175   176   177   178   179   180   181   182   183