Page 353 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 353
Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, demo bakal dilakukan pada tanggal 21 April 2021 dan
Hari Buruh (May Day) tanggal 1 Mei 2021 mendatang.
Agenda demo yang bakal berlangsung dua hari itu sama, yaitu meminta hakim Mahkamah
Konstitusi (MK) mengabulkan judicial review baik secara materiil maupun formil terhadap
Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. "KSPI akan melanjutkan aksi
terhadap pembatalan atau pencabutan UU Cipta Kerja baik secara materiil maupun formil, kami
minta para hakim mahkamah konstitusi membatalkan UU Cipta Kerja," kata Said Iqbal dalam
konferensi pers secara daring (19/4/2021).
Said menuturkan, aksi pada tanggal 21 April 2021 mendatang melibatkan 10.000 buruh dari 24
provinsi dan 150 kabupaten/kota. Aksi bakal dilakukan terpisah di beberapa tempat, seperti
gedung Mahkamah Konstitusi, kantor gubernur, kantor bupati, hingga kantor walikota.
Hal itu dilakukan untuk melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Massa
juga diminta menggunakan masker, membawa hand sanitizer, menjaga jarak, dan melakukan
rapid antigen. "Serikat pekerja aksi pada 21 April 2021 pada pukul 09.00 WIB sampai 12.00 WIB.
Aksi diikuti oleh lebih 10.000 orang di 24 provinsi lebih dari 150 kab/kota, dan hampir 1.000-an
pabrik," ungkap dia.
Sementara pada 1 Mei 2021 mendatang, demo bakal dihadiri oleh 50.000 buruh dari 3.000 pabrik
di 24 provinsi. Demo dilakukan KSPI bersama afiliasinya, seperti forum guru dan tenaga pengajar
honorer, hingga pekerja di bidang pariwisata."Akan ada 50.000 buruh lebih di 24 provinsi. Karena
ini KSPI meluas, boleh jadi lebih dari 200 kab/kota, dan 3.000 pabrik. Semua akan bergabung di
aksi Mayday," papar dia.
Selain menuntut pencabutan UU Cipta Kerja, para buruh juga meminta upah minimum sektoral
kabupaten/kota (UMSK) tahun 2021 diberlakukan. Adapun penolakan terhadap UU Cipta Kerja
diminta khususnya untuk klaster ketenagakerjaan. "Bentuknya sama, di lapangan dan lokasi
pabrik. Walaupun (Mayday) hari libur, (kami) akan koordinasi dengan pimpinan serikat pekerja
terkait lokasi pabrik dan lokasi Pemda lainnya. tentunya di luar KSPI akan lebih banyak lagi (yang
ikut demo)," pungkas Said.
352

