Page 406 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 406

setelah tes dilakukan. Jika tidak membawa surat yang dimaksud, pengadu bisa terlebih dahulu
              melakukan tes di klinik gedung Kemenaker.


              PEKERJA BISA ADUKAN MASALAH THR KE POSKO PENGADUAN

              Pemerintah membuka layanan pengaduan tunjangan hari raya 2021 secara dalam jaringan dan
              luar jaringan pada 20 April-20 Mei 2021. Pengaduan secara luring dibuka di Jakarta serta di
              provinsi dan kabupaten/kota.
              Di  Jakarta,  layanan  pengaduan  luring  dibuka  pada  pukul  08.00-15.00  di  Ruang  Pelayanan
              Terpadu Satu Atap Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Jalan Gatot Subroto Kav. 51
              Gedung  B  Lantai  1,  Jakarta  Selatan.  Untuk  mengadu  secara  tatap  muka,  pengadu  harus
              menunjukkan  lampiran  surat  keterangan  bebas  Covid-19  setidaknya  14  hari  setelah  tes
              dilakukan. Jika tidak membawa surat yang dimaksud, pengadu bisa terlebih dahulu melakukan
              tes di klinik gedung Kemenaker.

              Posko  THR  2021  juga  bisa  diakses  secara  daring  melalui  www.bantuan.kemnaker.go.id  dan
              melalui telepon 1500630. Tidak ada batas waktu penerimaan pengaduan secara daring.

              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  meminta  peran  aktif  gubernur,  bupati,  dan  wali  kota
              untuk mengawasi dan menjatuhkan sanksi bagi pengusaha yang melanggar aturan pelaksanaan
              THR tahun 2021. Tahun ini, posko pelaksanaan THR juga melibatkan tim pemantau dari unsur
              serikat pekerja dan serikat buruh, serta organisasi pengusaha yang duduk di Dewan Pengupahan
              Nasional.

              ”Kami  sangat  terbuka  diawasi  dan  menerima  masukan  dari  serikat  pekerja,  buruh,  dan
              pengusaha.  Ini  yang  membuat  posko  tahun  ini  beda  dengan  tahun  lalu,”  kata  Ida  dalam
              konferensi pers pembukaan layanan posko pengaduan THR, Senin (19/4/2021).

              Tahun ini, posko pelaksanaan THR juga melibatkan tim pemantau dari unsur serikat pekerja dan
              serikat buruh, serta organisasi pengusaha yang duduk di Dewan Pengupahan Nasional.

              Menurut Ida, Kemenaker belum menerima pengaduan terkait perusahaan yang tidak mampu
              membayar THR keagamaan tahun 2021. ”Biasanya, aduan mulai terbaca pada minggu kedua
              atau minggu ketiga Ramadhan, sampai batas akhir H-7 Lebaran,” kata Ida.

              Surat Edaran Menaker Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Tahun
              2021 Bagi Pekerja/Buruh mengatur, perusahaan yang terdampak Covid-19 dan tidak mampu
              membayar THR secara penuh sesuai waktu wajib berdialog secara bipartit dengan pekerja serta
              membuka laporan keuangan internal selama dua tahun terakhir. Setelah dialog bipartit mencapai
              kesepakatan, perusahaan wajib melaporkan hasilnya ke dinas ketenagakerjaan setempat paling
              lambat tujuh hari sebelum Lebaran.

              Ida mengatakan, pemerintah hanya bisa memberi sedikit kelonggaran bagi perusahaan yang
              tidak mampu. ”Perusahaan yang terdampak dan tidak bisa membayar sesuai ketentuan bisa
              diberi  kelonggaran  membayar  maksimal  satu  hari  sebelum  Lebaran.  Pemerintah  akan
              memfasilitasi pengaduan lewat posko agar THR betul-betul dibayarkan,” katanya.

              Masih diperiksa

              Pemerintah juga masih memeriksa perusahaan yang sampai hari ini menunggak pembayaran
              THR tahun 2020. Berdasarkan data Kemenaker, ada 410 laporan pengaduan pembayaran THR
              Lebaran tahun 2020. Sebanyak 307 perusahaan di 24 provinsi sudah melunasi pembayaran.
              Sementara 103 perusahaan masih dalam proses pemeriksaan.

                                                           405
   401   402   403   404   405   406   407   408   409   410   411