Page 434 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 434

Anggota keluarga sakit - Anggota keluarga meninggal - Kondisi hamil yang didampingi oleh 1
              orang  anggota  keluarga  -  Kepentingan  persalinan  yang  didampingi  maksimal  2  orang  -
              Berakhirnya perjanjian kerja Pekerja/buruh swasta dan PMI yang terpaksa mudik karena kondisi
              darurat  diwajibkan  untuk  melampirkan  print  out  Surat  Izin  Keluar  Masuk  (SIKM),  dengan
              ketentuan sebagai berikut:

              - Bagi pekerja/buruh swasta melampirkan print out surat izin tertulis dari pimpinan perusahaan
              yang dilengkapi tanda tangan basah/tanda elektronik pimpinan perusahaan serta identitas diri
              pekerja/buruh - Bagi PMI melampirkan print out surat izin tertulis dari Atase Ketenagakerjaan
              atau  Staf  Teknis  Ketenagakerjaan  atau  pejabat  dinas  luar  negeri  yang  ditunjuk  oleh  Kepala
              Perwakilan  Republik  Indonesia  yang  dilengkapi  tanda  tangan  basah/tanda  tangan  elektronik
              Atase Ketenagakerjaan atau Staf Teknis Ketenagakerjaan atau pejabat dinas luar negeri yang
              ditunjuk oleh Kepala Perwakilan Republik Indonesia serta identitas diri PMI.

              Dalam  Surat  Edaran  tersebut  juga  dicantumkan  bahwa  pelaksana  penempatan  PMI  agar
              memfasilitasi kepulangan PMI yang menjadi tanggung jawabnya, dari debarkasi ke daerah asal
              karena alasan mudik dalam kondisi darurat itu.
              Adapun Surat Edaran Menaker itu ditujukan kepada para Gubernur di seluruh Indonesia, Kepala
              Perwakilan Republik Indonesia, Kepala Badan Pekerja Migran Indonesia, dan Penanggung Jawab
              Perusahaan Penempatan PMI.

              Penerbitan Surat Edaran tersebut dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai COVID-19
              yang berpotensi meningkat karena mobilitas masyarakat, khususnya pekerja/buruh swasta dan
              PMI.

              "Mengimbau  kepada  Pekerja/Buruh  swasta  dan  Pekerja  Migran  Indonesia  (PMI)  untuk  tidak
              melakukan perjalanan mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah pada tanggal 6 Mei sampai
              dengan 17 Mei 2021," kata Menaker dalam Surat Edaran tersebut.







































                                                           433
   429   430   431   432   433   434   435   436   437   438   439