Page 439 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 439
Judul Kadin Jatim Minta Pembayaran THR Lebih Fleksibel, Ini Alasannya
Nama Media inews.id
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://jatim.inews.id/berita/kadin-jatim-minta-pembayaran-thr-lebih-
fleksibel-ini-alasannya
Jurnalis Lukman
Tanggal 2021-04-19 10:05:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Adik Dwi Putranto (Ketua Kadin Jatim) Maka, harapan kami pemerintah, pengusaha
maupun para tenaga kerja saling memahami kondisi akibat pandemi ini. Sebisa mungkin
pembayaran THR fleksibel, terutama untuk UMKM
positive - Adik Dwi Putranto (Ketua Kadin Jatim) Maka, diharapkan ada kebijakan kewajiban THR
yang fleksibel bagi usaha yang belum normal produksinya
negative - Adik Dwi Putranto (Ketua Kadin Jatim) Namun bagi usaha yang masih terseok-seok
di tengah himpitan ekonomi diharapkan ada kelonggaran. Bagi perusahaan yang mampu
memberikan THR penuh, tolong berikan hak karyawan
neutral - Adik Dwi Putranto (Ketua Kadin Jatim) Kami sudah menyampaikan kepada seluruh
anggota pengusaha agar THR diberikan kepada karyawan karena THR itu memang kewajiban
pengusaha
positive - Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur) Ini menjelang ramadan, setelah itu
kita akan masuk pada Lebaran Idul Fitri. Maka THR tolong jangan dicicil. Pesan ini menurut saya
berseiring dengan sinergitas dari seluruh sektor ketenagakerjaan yang hari ini membutuhkan
ruang yang tetap harus terkawal supaya tetap kondusif dan seterusnya
Ringkasan
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur (Jatim) berharap kewajiban pembayaran
Tunjangan Hari Rara (THR) fleksibel, terutama untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Alasannya, kondisi keuangan perusahaan cukup sulit selama pandemi Covid-19 ini. Ketua Kadin
Jatim Adik Dwi Putranto, mengatakan, hingga saat ini kondisi keuangan perusahaan, utamanya
UMKM belum maksimal. Penyebabnya karena berbagai aturan pembatasan kegiatan untuk
mencegah penyebaran Covid-19.
438

