Page 444 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 444
Judul Kemnaker Masih Periksa 103 Perusahaan yang 'Nunggak' THR 2020
Nama Media headtopics.com
Newstrend Posko THR 2021
Halaman/URL https://headtopics.com/id/kemnaker-masih-periksa-103-perusahaan-
yang-nunggak-thr-2020-19716570
Jurnalis CNN Indonesia
Tanggal 2021-04-19 09:57:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen PPK & K3
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Haiyani Rumondang (Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan
dan Kesehatan Kerja) Jadi ada permasalahan-permasalahan yang terkait dengan proses
perselisihan hubungan industrial, sehingga tentu tidak serta merta proses ini tuntas terkait
dengan status hubungan kerja dengan sebagainya
positive - Haiyani Rumondang (Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Jadi memang kami terus berupaya, sehingga memang tahun
ini kami memantau penegakan sanksinya yang dilakukan oleh instansi terkait atau juga bapak
gubernur, bupati, dan walikota
Ringkasan
Kemnaker Masih Periksa 103 Perusahaan yang 'Nunggak' THR 2020 Kemnaker mengaku masih
melakukan pemeriksaan, pengawasan, dan pemanggilan pada 103 perusahaan yang menunggak
pembayaran THR Lebaran 2020. Lebaran 2020.Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan
dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Haiyani Rumondang menuturkan penunggakan
pembayaran THR tersebut juga berkaitan dengan perselisihan hubungan industrial.
KEMNAKER MASIH PERIKSA 103 PERUSAHAAN YANG 'NUNGGAK' THR 2020
Kemnaker Masih Periksa 103 Perusahaan yang 'Nunggak' THR 2020 Kemnaker mengaku masih
melakukan pemeriksaan, pengawasan, dan pemanggilan pada 103 perusahaan yang menunggak
pembayaran THR Lebaran 2020.
Lebaran 2020. Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan
Kerja Haiyani Rumondang menuturkan penunggakan pembayaran THR tersebut juga berkaitan
dengan perselisihan hubungan industrial. Dengan demikian, penyelesaiannya membutuhkan
proses mediasi antara perusahaan dan pekerja, bahkan sebagian menginjak pada pengadilan
hubungan industrial "Jadi ada permasalahan-permasalahan yang terkait dengan proses
443

