Page 430 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 430
Judul BPJS Kesehatan-Kemnaker Sinergikan Data
Nama Media Analisa Daily
Newstrend Jaminan Kehilangan Pekerjaan
Halaman/URL Pg7
Jurnalis ANT
Tanggal 2021-04-19 10:18:00
Ukuran 75x231mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 7.200.000
News Value Rp 21.600.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ali Ghufron Mukti (Direktur Utama BPJS Kesehatan) Optimalisasi aplikasi WLKP saat ini
diharapkan dapat memastikan seluruh badan usaha dan pekerjanya terdaftar dalam Program
JKN-KIS. Dengan kata lain pekerja akan terjamin akses layanan kesehatannya. Saat ini, masih
sering kami temui ketidakpatuhan pemberi kerja dalam menyediakan jaminan kesehatan bagi
para pekerjanya
neutral - Mundihamo (Direktur Pengawasan, Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS
Kesehatan) "Ketidakpatuhan badan usaha tersebut, antara lain ketidakpatuhan pendaftaran,
ketidakpatuhan penerimaan piutang tahun berjalan dan ketidakpatuhan penerimaan piutang
carry over. Ketidakpatuhan ini, selain berdampak terhadap kesejahteraan para pekerja juga
berdampak terhadap keberlangsungan Program JKN-KIS."
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Meskipun jumlah pekerja lebih kecil
dibandingkan dengan keseluruhan peserta BPJS Kesehatan, namun pekerja merupakan mereka
yang berada di usia produktif. Dengan adanya jaminan kesehatan, tentu menjadi penyumbang
produktivitas pekerja dan lebih jauh dapat menggerakkan ekonomi negara
Ringkasan
BPJS Kesehatan akan mengoptimalkan integrasi data aplikasi Perluasan Kepesertaan Pekerja
Penerima Upah Badan Usaha (PPU BU) dengan data aplikasi Wajib Lapor Ketenagakerjaan
Perusahaan (WLKP) milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Langkah itu diambil
sebagai upaya perluasan kepesertaan dan kepatuhan badan usaha Program Jaminan Kesehatan
Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), menurut pernyataan BPJS Kesehatan yang diterima
di Jakarta, Kamis.
429

