Page 368 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 APRIL 2021
P. 368
Judul Telat Bayar THR, Perusahaan Akan Dikenakan Denda 5 Persen
Nama Media nkriku.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://nkriku.com/telat-bayar-thr-perusahaan-akan-dikenakan-denda-
5-persen/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-04-27 11:55:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Denda 5 persen dari akumulasi nilai THR-nya
sendiri
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Sekali lagi karena pemerintah sudah beri
insentif, harapannya kepatuhan dari pengusaha untuk membayarkan THR sehingga ada
pergerakan ekonomi dan peningkatan konsumsi
Ringkasan
Pemerintah akan menjatuhkan sanksi denda kepada perusahaan yang terlambat membayar
tunjangan hari raya atau THR sesuai ketentuan waktu yang telah diatur. "Denda 5 persen dari
akumulasi nilai THR-nya sendiri," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam diskusi
virtual, Senin, 26 April 2021.
TELAT BAYAR THR, PERUSAHAAN AKAN DIKENAKAN DENDA 5 PERSEN
Jakarta - Pemerintah akan menjatuhkan sanksi denda kepada perusahaan yang terlambat
membayar tunjangan hari raya atau THR sesuai ketentuan waktu yang telah diatur.
"Denda 5 persen dari akumulasi nilai THR-nya sendiri," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida
Fauziyah dalam diskusi virtual, Senin, 26 April 2021.
Pemerintah, kata ida, mengatur pemberian pembayaran THR dalam surat edaran. Surat edaran
disampaikan kepada para gubernur, lalu diteruskan ke bupati dan Wali Kota, dan disampaikan
kepada para pengusaha.
Dalam Surat Edaran Menaker RI Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian
Tunjangan Hari Raya Keagamaan tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, Ida meminta
kepada para kepala daerah untuk memastikan perusahaan membayar THR 2021 kepada pekerja
sesuai peraturan perundang-undangan atau H-7 Idul Fitri.
367

