Page 392 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 APRIL 2021
P. 392

dengan  cara  melampirkan,  laporan  keuangan  internal  perusahaan  selama  beberapa  bulan
              terakhir ini sebagai alat bukti yang sah. Perusahaan juga harus melakukan dialog kesepakatan
              kepada seluruh pekerjanya terkait pembayaran THR sesuai dengan waktu di atas.

              Hasil dialog itu, kemudian dituangkan dalam perjanjian tertulis tentang batas waktu pembayaran
              yang melibatkan kedua belah pihak.

              "Kami meminta untuk dilakukan dialog secara kekeluargaan dengan itikad baik. Dan membuat
              kesepakatan secara tertulis tentang batas waktu pembayaran THR," ujarnya.

              Terkait besaran THR yang diberikan kepada pekerja, yakni senilai satu bulan gaji. Dengan masa
              kerja selama 12 bulan berturut-turut, mempertimbangkan proporsionalitas masa kerja yang telah
              dilakukan oleh pekerja terkait.

              Pembayaran  THR  ini,  lanjut  Ida,  sangat  penting  dalam  menggerakkan  perekonomian  dalam
              negeri agar lebih bergelora. Sehingga target pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pemerintah
              dapat diwujudkan dalam akhir kuartal tahun ini.

              Sebab, gelontoran THR yang diberikan oleh perusahaan terhadap para pekerja bisa membuat
              konsumsi masyarakat meningkat secara signifikan dalam beberapa bulan ke depan. Tumbuhnya
              konsumsi masyarakat tersebut, kata dia, akan menjadi modal penting perekonomian bangsa ke
              depan.

              Sebelumnya, dikitip Tempo.co, Menaker memastikan aturan pembayaran THR tertuang dalam
              Surat Edaran Menaker RI Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan
              Hari Raya Keagamaan tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Oleh karena itu, Menaker
              meminta  kepada  para  kepala  daerah  untuk  memastikan  perusahaan  membayar  THR  2021
              kepada pekerja sesuai peraturan perundang-undangan atau H-7 Idul Fitri.











































                                                           391
   387   388   389   390   391   392   393   394   395   396   397