Page 397 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 APRIL 2021
P. 397

Kementerian Ketenagakerjaan memberikan dispensasi kepada perusahaan untuk membayarkan
              THR paling lambat satu hari sebelum hari raya.
              Kebijakan  itu  tertuang  dalam  Surat  Edaran  Menteri  Ketenagakerjaan  RI  Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021  tentang  Pelaksanaan Pemberian  Tunjangan  Hari  Raya  Keagamaan  tahun
              2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

              Menurut  surat  edaran  itu,  pengusaha  wajib  membayarkan  THR  keagamaan  kepada  pekerja
              sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

              “Sekali  lagi  ini  tidak  menghilangkan  kewajiban  membayar  THR  sesuai  dengan  besaran  yang
              ditentukan di peraturan perundang-undangan,” kata Ida.

              Ida mengatakan bahwa pengusaha yang terlambat membayar atau tidak membayarkan THR
              bisa kena denda dan sanksi mulai dari teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian
              sementara sebagian atau seluruh alat produksi, hingga pembekuan kegiatan usaha.

              Menaker meminta para kepala daerah menegakkan ketentuan tersebut dan Menaker: Dispensasi
              Tidak Hilangkan Kewajiban Pengusaha Bayar THR memperhatikan rekomendasi dari pengawas
              ketenagakerjaan.

              Pemerintah  sudah  membentuk  Posko  THR  2021  di  kantor  Kementerian  Ketenagakerjaan  di
              Jakarta dan 34 provinsi untuk melayani keluhan mengenai pembayaran THR.

              Sampai 23 April 2021, Posko THR Kementerian Ketenagakerjaan sudah menerima 19 4 lap oran
              yang meliputi 119 konsultasi dan 75 pengaduan mengenai masalah pembayaran THR.

              (antara/fer)

              caption:

              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat menyampaikan keterangan pers mengenai Posko
              THR 2021 di Jakarta.




































                                                           396
   392   393   394   395   396   397   398   399   400   401   402