Page 122 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 122
Keringanan biaya serta penundaan denda ini akan berakhir 31 Januari 2021.
"Iya benar sampai Januari saja," ujar Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar
Lembaga BP Jamsostek (BPJS Ketenagakerjaan) Irvansyah Utoh Banja kepada Kompas.com,
Minggu (10/1/2021).
Dalam beleid itu, dijelaskan untuk keringanan iuran program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
dan Jaminan Kematian (JKM), perusahaan hanya membayar satu persen iuran selama masa
relaksasi iuran dan diberikan langsung atau otomatis tanpa pengajuan jika telah memenuhi
persyaratan.
Lalu, penundaan sebagian iuran Jaminan Pensiun, perusahaan atau pekerja hanya membayar
satu persennya tiap bulan.
Paling lambat tanggal 30 bulan berikutnya.
Sisa iuran Jaminan Pensiun 99 persen tersebut yang ditunda akan dibayarkan sekaligus atau
bertahap dimulai paling lambat tanggal 15 Mei 2021 dan diselesaikan paling lambat tanggal 15
April 2022.
Kemudian, relaksasi batas akhir waktu pembayaran iuran akan dibayarkan dari tanggal 15 bulan
berikutnya menjadi tanggal 30 di bulan berikutnya. Jika tanggal 30 jatuh pada hari libur maka
dibayar pada hari kerja sebelum tanggal 30.
Sedangkan untuk relaksasi pengenaan denda keterlambatan pembayaran iuran, terjadi
penurunan denda dari 2 persen menjadi 0,5 persen untuk semua program, serta menghapus
denda atas penundaan iuran Jaminan Pensiun sampai jangka waktu pembayaran cicilan berakhir
pada tanggal 15 April 2022.
Mengutip dari laman BPJS Ketenagakerjaan mengenai syarat relaksasi dari keempat program
tersebut sebagai berikut:
A. Untuk kategori penerima upah:
- Peserta eksisting melunasi pembayaran iuran sampai dengan bulan iuran Juli 2020.
- Peserta baru pada masa relaksasi, cukup membayar penuh dua bulan pertama dan selanjutnya
satu persen selama masa relaksasi.
B. Untuk kategori bukan penerima upah: Peserta aktif Peserta baru
C. Jasa Kontruksi Dalam laman BPJS Ketenagakerjaan juga disebutkan syarat penundaan
sebagian iuran jaminan pensiun sebagai berikut:.
121

