Page 119 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 119
Judul Sabar Ya. Ada 294.160 Orang Belum Dapat Bantuan Subsidi Gaji
Nama Media detik.com
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5327688/sabar-ya-ada-
294160-orang-belum-dapat-bantuan-subsidi-gaji
Jurnalis Soraya Novika
Tanggal 2021-01-10 10:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Tri Retno Isnaningsih (Plt. Dirjen PHI dan Jamsos) Sisa anggaran subsidi gaji/upah
yang belum tersalurkan telah dikembalikan ke kas negara pada tanggal 31 Desember 2020, hal
ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan. Di samping itu, data riil penyaluran BSU saat ini
masih dalam proses rekonsiliasi dengan Bank Himbara selaku Bank Penyalur mengingat dana
yang tidak sedikit dan melibatkan berbagai Bank sesuai rekening calon penerima sehingga
memerlukan waktu
negative - Tri Retno Isnaningsih (Plt. Dirjen PHI dan Jamsos) Kita juga terus berkoordinasi
dengan BPJS Ketenagakerjaan, melakukan perbaikan sisa data rekening yang belum dapat
tersalurkan. Hal ini dilakukan sebagai upaya apabila sisa penerima yang belum tersalurkan
dimungkinkan dapat dilanjutkan proses penyaluran nya di tahun ini
Ringkasan
Penyaluran bantuan subsidi upah atau gaji (BSU) kepada pekerja atau buruh telah selesai.
Sebagaimana diketahui, BSU disalurkan melalui dua termin pembayaran yakni termin pertama
pada periode September-Oktober dan periode kedua November-Desember. Dengan berganti
tahun, maka kedua termin itu telah berakhir, untuk termin selanjutnya masih dalam tahap kajian
internal pemerintah.
SABAR YA. ADA 294.160 ORANG BELUM DAPAT BANTUAN SUBSIDI GAJI
Penyaluran bantuan subsidi upah atau gaji (BSU) kepada pekerja atau buruh telah selesai.
Sebagaimana diketahui, BSU disalurkan melalui dua termin pembayaran yakni termin pertama
pada periode September-Oktober dan periode kedua November-Desember. Dengan berganti
tahun, maka kedua termin itu telah berakhir, untuk termin selanjutnya masih dalam tahap kajian
internal pemerintah.
118

