Page 120 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 120
Namun, belum semua target penerima mendapatkan subsidi upah tersebut. Ada sebanyak
294.160 orang yang belum mendapat subsidi upah.
Data tersebut saat ini masih dalam tahap rekonsiliasi dengan Bank Himbara sebagai bank
penyalur untuk mendapatkan hasil penyaluran yang rill.
"Sisa anggaran subsidi gaji/upah yang belum tersalurkan telah dikembalikan ke kas negara pada
tanggal 31 Desember 2020, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan. Di samping itu,
data riil penyaluran BSU saat ini masih dalam proses rekonsiliasi dengan Bank Himbara selaku
Bank Penyalur mengingat dana yang tidak sedikit dan melibatkan berbagai Bank sesuai rekening
calon penerima sehingga memerlukan waktu," ujar Plt. Dirjen PHI dan Jamsos, Tri Retno
Isnaningsih melalui siaran pers resminya yang diterima detikcom, Sabtu (9/1/2020).
Namun, secara keseluruhan anggaran BSU yang telah terealisasikan mencapai 98,81% atau
sebesar Rp 29.416.358.400.000 dari targetnya Rp 29.769.350.400.000 atau sebanyak
12.403.896 orang.
Jika dilihat per termin, BSU pada termin pertama telah tersalurkan kepada 12.265.437 penerima
dengan total anggaran sebesar Rp 14.718.524.400.000 (98,88%). Sedangkan untuk termin
kedua telah tersalurkan kepada 12.248.195 orang dengan anggaran sebesar Rp
14.697.834.000.000 (98,74%).
Tri Retno menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kementerian
Keuangan, agar sisa bantuan subsidi gaji 2020 yang belum tersalurkan dapat disalurkan kembali
kepada pekerja/buruh yang belum menerima.
"Kita juga terus berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, melakukan perbaikan sisa data
rekening yang belum dapat tersalurkan. Hal ini dilakukan sebagai upaya apabila sisa penerima
yang belum tersalurkan dimungkinkan dapat dilanjutkan proses penyaluran nya di tahun ini,"
katanya.
119

