Page 117 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 117
PENYALURAN BSU CAPAI 98,81 PERSEN
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melaporkan sampai dengan akhir Desember 2020
penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) mencapai 98.81 persen dari target penerima 12,4 juta
orang dengan anggaran Rp29 triliun.
Menurut data sementara per 31 Desember 2020, anggaran BSU telah terealisasi
Rp29.416.358.400.000 dari yang dianggarkan sebesar Rp29.769.350.400.000 atau sebesar
98.81 persen, untuk disalurkan kepada 12.403.896 pekerja yang memenuhi syarat mendapatkan
subsidi tersebut.
"Sisaanggaran subsidi gaji/upah yang belum tersalurkan telah dikembalikan ke kas negara pada
tanggal 31 Desember 2020, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan." kata Plt. Dirjen
PHI dan Jamsos KemnakerTri Retnolsnaningsihdalam pernyataan resmi yang diterimadi Jakarta,
Sabtu (9/1).
Ia menjelaskan subsidi gaji yang belum tersalurkan sebanyak 294.160 orang, dengan data
tersebut saat ini masih dalam tahap rekonsiliasi dengan himpunan bank milik negara (Himbara)
yang merupakan bank penyalur untuk mendapatkan hasil penyaluran yang riil.
"Disamping itu, data riil penyaluran BSU saat ini masih dalam proses rekonsiliasi dengan bank
Himbara selaku bank penyalur mengingat dana yang tidak sedikit dan melibatkan berbagai bank
sesuai rekening calon penerima sehingga memerlukan waktu," ujarTri Retno.
Sebelumnya, penyaluran subsidi gaji dilakukan dalam dua termin, yaitu September-Oktober 2020
dan November-Desember 2020.
Rincian penyaluran adalah BSU pada termin pertama telah tersalurkan kepada 12.265.437
penerima dengan total anggaran sebesar Rp 14.718.524.400.000 (98,88persen), sedangkan
untuk termin kedua telah tersalurkan kepada 12.248.195 orang dengan anggaran sebesar Rp
14.697.834.000.000 (98,74persen).
Tri Retno sendiri memastikan bahwa Kemnaker terus melakukan koordinasi dengan Kementerian
Keuangan agar BSU Tahun 2020 dapat disalurkan kembali kepada pekerja yang belum
menerima.
" Kami j uga terus berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, melakukan perbaikan sisa data
rekening yang belum dapat tersalurkan. Hal ini dilakukan sebagai upaya apabila sisa penerima
yang belum tersalurkan dimungkinkan dapat dilanjutkan proses penyalurannya di tahun ini,"
ujarnya. (Ant)
116

