Page 185 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 185
400 BADAN USAHA DI MALANG RAYA BELUM TERCOVER BPJS KETENAGAKERJAAN
Sekitar 400 Badan Usaha di wilayah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang atau BPJAMSOSTEK
Malang belum mendaftarkan tenaga kerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
"Dari total 400 badan usaha, ada 60 badan usaha yang dilakukan pemanggilan sementara. Kita
sudah tetapkan badan usaha yang wajib daftar tapi belum daftar. Kita panggil untuk berikan
penjelasan dan mengajak komitmen agar mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan,"
kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang Imam Santoso kepada Kontributor Elshinta,
El-Aris, Jumat (8/1).
Ditambahkan Imam, dari jumlah tersebut, kisaran tenaga kerja di Malang Raya yang wajib daftar
BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 178 ribu tenaga kerja.
"Sementara yang sudah terdaftar baru berada di angka 50 persen dari total tenaga kerja baik
formal maupun non formal yang belum jadi peserta, termasuk jasa kontruksi," jelasnya.
Ditanya latar belakang masih banyak ya badan usaha yang belum mendaftarkan tenaga
kerjanya, Imam menyebutkan masa pandemi Covid-19 menjadi alasan.
"Mungkin kalau saat ini terkait dengan Pandemi Covid-19 ya. Banyak perusahaan yang merasa
kondisi usahanya itu lagi kurang baik, dianggap dengan ikut program BPJS Ke tenaga kerjaan
sebagai tambahan biaya. Padahal, sebenarnya kami membantu mengalihkan tanggung jawab
pihak pemberi kerja. Misal ada yang kecelakaan, si pemberi kerja kan wajib memberikan
pengobatan dan perawatan. Di kami, seluruh biaya tanpa batas, pasti kami cover," jelasnya.
184

