Page 188 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 188

Surat Edaran (SE) mengenai UMP 2021 ini diteken Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah pada
              27 Oktober 2020 lalu. Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/2020 ini mengatur tentang Penetapan
              Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

              Penerbitan  SE  ini  dilakukan  dalam  rangka  memberikan  perlindungan  dan  keberlangsungan
              bekerja bagi pekerja/buruh serta menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian
              terhadap penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

              Penerbitan SE ini juga dilatarbelakangi keberadaan pandemi Covid-19 yang telah berdampak
              pada kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja/buruh
              termasuk dalam membayar upah.

              "Mempertimbangkan  kondisi  perekonomian  Indonesia  pada  masa  pandemi  Covid-19  dan
              perlunya pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada Gubernur untuk melakukan penyesuaian
              penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2021 sama dengan nilai Upah Minimum Tahun 2020,"
              kata Menaker Ida, pada Oktober 2020.
              Surat edaran penetapan upah minimum tersebut diteken oleh Menaker pada 26 Oktober 2020.
              Selanjutnya, upah minimum 2021 ini secara resmi akan ditetapkan dan diumumkan oleh seluruh
              pemerintah daerah pada akhir Oktober 2020.

              "Melaksanakan  penetapan  upah  minimum  setelah  tahun  2021  sesuai  ketentuan  peraturan
              perundang-undangan.  Menetapkan  dan  mengumumkan  Upah  Minimum  Provinsi  Tahun  2021
              pada tanggal 31 Oktober 2020," kata Menaker Ida.

              "Sehubungan dengan hal tersebut di atas, diminta kepada Saudara untuk menindaklanjuti dan
              menyampaikan Surat Edaran ini kepada Bupati/Walikota serta pemangku kepentingan terkait di
              wilayah Saudara," sambungnya.

              Tembusan  SE  ini  adalah  Presiden  Republik  Indonesia;  Wakil  Presiden  Republik  Indonesia;
              Menteri Kabinet Indonesia Maju; Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha
              Indonesia; dan Pimpinan Konfederasi Serikat Pekerja/ Serikat Buruh.

              Berikut daftar UMP 2021 di seluruh provinsi di Indonesia.

              Daftar  Upah  Minimum  Provinsi  2021.  FOTO/Twitter/@KemnakerRI  Daftar  Upah  Minimum
              Provinsi 2021. FOTO/Twitter/@KemnakerRI Dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor
              15  tahun  2018  tentang  Upah  Minimum,  istilah  yang  digunakan  adalah  UMP  dan  UMK  untuk
              menentukan upah pokok bulanan yang berlaku dalam satu provinsi dan kabupaten/kota.

              Upah minimum ditetapkan menggunakan formula tertentu yang melibatkan perhitungan inflasi
              year on year serta Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal III dan IV tahun sebelumnya dan kuartal
              I dan II tahun berjalan.
              UMP  dihitung  oleh  dewan  pengupahan  provinsi,  yang  selanjutnya  akan  diumumkan  dan
              diputskan oleh gubernur.

              Sementara UMK dihitung oleh dewan pengupahan kabupaten/kota yang selanjutnya diberikan
              pada bupati atau walikota untuk direkomendasikan kepada gubernur provinsi setempat. Baik
              UMP dan UMK akan diumumkan oleh gubernur setiap tahunnya.

              Selain  itu  terdapat  pula  istilah  Upah  Minimum  Sektoral  Provinsi  (UMSP)  dan  Upah  Minimum
              Sektoral Kota (UMSK).

              UMSP dan  UMSK  merupakan  upah  minimum  sektoral  yang  berlaku  dalam  satu  provinsi  atau
              kabupaten/kota. Penetapan nilai UMSP dan UMSK harus lebih besar dibanding UMP dan UMK.


                                                           187
   183   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193