Page 68 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 68
Judul Tergiur Kerja di Qatar dengan Gaji Tinggi, 21 TKI Ilegal Diciduk Tim
Satgas
Nama Media kompas.com
Newstrend PMI Ilegal
Halaman/URL https://money.kompas.com/read/2021/01/10/190000426/tergiur-kerja-
di-qatar-dengan-gaji-tinggi-21-tki-ilegal-diciduk-tim-satgas
Jurnalis Ade Miranti Karunia
Tanggal 2021-01-10 19:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Suhartono (Dirjen Binapenta dan PKK Kementerian Ketenagakerjaan) Pastikan bahwa
penempatan PMI keluar negeri melalui Dinas Ketenagakerjaan di provinsi atau kabupaten/kota
atau Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) setempat
negative - Muhammad Ridho Amrullah (Kasubdit Perlindungan TKI Kemenaker) Calon PMI baik
laki-laki atau perempuan yang akan diberangkatkan dapat diduga untuk bekerja diduga sebagai
Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) ke Negara Qatar. Karena belum memiliki kompetensi
sebagai pekerja di perhotelan, restoran, dan lain-lain sesuai yang dijanjikan
negative - Muhammad Ridho Amrullah (Kasubdit Perlindungan TKI Kemenaker) Hal ini
mengindikasikan lembaga tersebut akan mudah berpindah tempat atau membubarkan diri untuk
melepas tanggung jawabnya ketika telah menempatkan para PMI
Ringkasan
Satuan Tugas (Satgas) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia melakukan inspeksi mendadak
(sidak) ke Kantor PT ATT atau LPK SAA di Bandung Jawa Barat.
Dalam sidak yang dilakukan 8-9 Januari 2021, terdapat sebanyak 21 calon PMI yang berasal dari
Jawa Barat dan Banten telah mendaftar ke perusahaan tersebut untuk bekerja di Qatar.
Para calon PMI ini tergiur akan iklan dari perusahaan tersebut yang menawarkan lowongan kerja
di Qatar dengan tawaran gaji yang menggiurkan, baik sebagai pekerja formal maupun informal
sebagai penata laksana rumah tangga (PLRT).
67

