Page 89 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 89
Korban diketahui seorang karyawan tetap PT Hexamitra.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang bekerja di bagian tendon bahan baku ini
tertimbun serbuk kayu di pabrik yang beralamatkan di Desa Krikilan, Driyorejo.
Saat itu, serbuk kayu itu menggunung, pukul 09.30 Wib, saksi bernama Sardi Suratman (42)
warga Wringinanom hanya terlihat tangan korban saja di dalam serbuk kayu di atas conveyor.
Sardi berusaha menolong rekan kerjanya itu dengan memanggil pekerja lainnya.
Ketiga rekannya berbondong-bondong ikut menolong korban dari tumpukan serbuk kayu.
Mereka menarik badan korban yang masih hidup keluar dari tumpukan serbuk kayu.
Korban masih bernafas kesakitan langsung dilarikan menuju Rumah Sakit Anwar Medika
Sidoarjo.
Sesampainya di Rumah Sakit, nyawa korban tidak terolong. Tim medis RS. Anwar Medika
menyatakan korban sudah meninggal dunia.
"Satu orang pekerja meninggal," ucap Kompol Wavek Arifin, Kapolsek Driyorejo, Minggu
(10/1/20210.
Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Tumpukan serbuk kayu tersebut
menggunung di dalam sebuah bangunan PT Hexamitra.
Pihak keluarga korban memilih ikhlas atas kejadian naas yang menimpa.
"Pihak keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan autopsi dan menganggap kejadian
tersebut merupakan musibah. Pihak perusahaan siap bertanggung jawab atas kejadian
tersebut," tutupnya.
Sementara Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik belum menerima laporan adanya
kecelakaan kerja yang menyebabkan satu orang pekerja meninggal dunia.
Kadisnaker Gresik, Ninik Asrukin mengaku belum mendapatkan informasi apapun, karena saat
kejadian sedang hari libur.
"Besok saya cek ke surat masuk, terkait pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
kami melakukan pembinaan. Yang terpenting dalam hal ini hak-hak karyawan harus terpenuhi,"
pungkas Ninik.
(TribunJatim.com, Willy Abraham).
88

