Page 71 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 MARET 2021
P. 71

"Kita tidak boleh berhenti sampai di sini saja. Tapi kerja sama ini harus terus dilanjutkan. Apalagi
              di Riau perlu tenaga kerja yang lebih khusus dibanding daerah lain. Misalnya tenaga kerja untuk
              perusahaan minyak, untuk pengolahan sawit dan lainnya," ucap Gubri kepada pers usai acara
              penandatanganan serah terima.

              Tahun 2021 ini BLK Pekanbaru dan Dumai bakal mendapatkan anggaran pelatihan mencapai
              Rp95 miliar. Padahal dulu hanya berkisar Rp500 juta.

              "Selama ini banyak BLK antara hidup dan mati. Bagaimana tenaga kerja kita bisa bersaing," kata
              Gubri dengan nada bertanya.

              Gubri  juga  menyinggung  BLK  Dumai  yang  tidak  jauh  dari  negeri  jiran  Malaysia.  "Selama  ini
              tenaga kerja kita yang bekerja seperti di Malaysia sulit bersaing dengan tenaga kerja dari negara
              lain. Tapi nanti kalau sudah kita didik dengan baik di BLK Dumai, mereka akan punya sklll dan
              mereka juga akan mendapat sertifikat sesuai keahliannya," terang Gubri.

              Di tempat terpisah, Kadisnaker Provinsi Riau Jonli merasa sangat bersyukur dan mengucapkan
              terima  kasih  dengan  telah  resminya  penyerahan  BLK  Pekanbaru  dan  Dumai  ke  Kemnaker.
              "Banyak  provinsi  yang  ingin  seperti  Riau.  Alhamdulillah  kita  yang  paling  duluan,"  ucapnya,
              (adv/sol)

              caption:

              TANDA TANGANI BERKAS: Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah bersama Gubernur Riau Syamsuar
              saat penandatanganan berkas penyerahan BLK Provinsi Riau ke Kementerian Tenaga Kerja di
              Jakarta, Rabu (3/3/2021).














































                                                           70
   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76