Page 172 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 172

8.000 KARYAWAN LION AIR DIRUMAHKAN!

              Jika dihitung, pengurangan karyawan berada di kisaran 5.750-8.050 dari total 23 ribu karyawan.
              Langkah itu diambil karena pandemi COVID-19 menghantam industri penerbangan sejak awal
              kemunculannya.  Industri  penerbangan  melakukan  efisiensi  di  berbagai  lini  agar  dapat  tetap
              beroperasi terbatas.

              "Dalam jangka waktu yang diperlukan, Lion Air Group mengumumkan pengurangan tenaga kerja
              dengan merumahkan karyawan (status tidak Pemutusan Hubungan Kerja/PHK) menurut beban
              kerja (load) di unit masing-masing yaitu kurang lebih prosentase 25-35% karyawan dari 23.000
              karyawan,"  kata  Corporate  Communications  Strategic  of  Lion  Air  Group,  Danang  Mandala
              Prihantoro dalam keterangannya, ditulis Minggu (1/8/2021).

              Selama karyawan dirumahkan, Lion Air Group akan berusaha membantu memberikan dukungan
              biaya hidup sesuai kemampuan perusahaan. Selama dirumahkan akan diadakan pelatihan secara
              virtual  (online)sesuai  dengan  bagian  (unit)  masing-masing.  Keputusan  ini  berlaku  sampai
              pemberitahuan lebih lanjut.

              "Keputusan  berat  tersebut  diambil  bertujuan  utama  sebagai  konsentrasi  efektif  dan  efisien,
              sejalan  mempertahankan  bisnis  yang  berkesinambungan  dan  perusahaan  tetap  terjaga,
              merampingkan operasi perusahaan, mengurangi pengeluaran dan merestrukturisasi organisasi
              di tengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal dari dampak pandemi
              Covid-19," tutur Danang.

              Danang  mengatakan  Lion  Air  Group  sangat  menghargai  seluruh  karyawan,  berterima  kasih
              sebesar-besarnya atas dukungan, kinerja, dedikasi, pencapaian di bidangnya masing-masing,
              keterlibatan  selama  ini,  selalu  berpandangan  luas  selama  melewati  situasi  ini  bersama  guna
              mendukung operasional penerbangan.

              "Lion  Air  Group  juga  mengapresiasi  dan  terima  kasih  kepada  seluruh  karyawan  serta  dari
              berbagai  pihak  hingga  sampai  saat  ini  masih  beroperasi.  Harapan  utama  pandemi  Covid-
              19segera berakhir, sehingga operasional dan layanan penerbangan normal kembali," ujarnya.

              Lion Air Group di tengah pandemi tetap beroperasi secara bertahap, rata-rata mengoperasikan
              10-15% dari kapasitas normal sebelumnya yakni rerata 1.400 penerbangan per hari.
              "Kondisi pendapatan sangat minimal, masih mempunyai komitmen finansial yang harus dipenuhi,
              terjadi pembatasan perjalanan dan pengurangan frekuensi sementara operasional pada rute-
              rute  penerbangan  tertentu  serta  biaya-biaya  harus  ditanggung  masih  cukup  besar,"  lanjut
              Danang.

              Lion Air Group masih terus memonitor, mengumpulkan data dan informasi, mempelajari situasi
              yang terjadi seiring mempersiapkan rancangan penyusunan (cetak biru/blue print) dan langkah
              lainnya  yang  akan  diambil  guna  tetap  menjaga  kelangsungan  hidup  perusahaan  sekaligus
              meminimalisir (mengurangi) beban yang ditanggung selama pandemi COVID-19.















                                                           171
   167   168   169   170   171   172   173   174   175   176   177