Page 174 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 174

DUKUNG KELANCARAN DISTRIBUSI OKSIGEN, KEMENAKER KERAHKAN PENGAWAS
              KETENAGAKERJAAN SUPERVISI ISO TANK
              ,  JAKARTA  - Guna memastikan pendistribusian oksigen medis ke berbagai tempat berjalan
              aman dan lancar, Kementerian Ketenagakerjaan menginstruksikan Pengawas Ketenagakerjaan,
              baik yang ada di pusat maupun di daerah untuk melakukan supervisi terhadap pengoperasian
              ISO Tank.

              "Dalam rangka mendukung percepatan tersedianya oksigen untuk penanganan Cocid-19 yang
              saat  ini  dibutuhkan  masyarakat  Indonesia,  Kemenaker  memberikan  kemudahan  dalam
              penggunaan  ISO Tank  secara aman dan selamat," kata Dirjen Binwasnaker dan K3 Haiyani
              Rumondang, di Jakarta, Sabtu (31/7).

              Dia menjelaskan, saat ini ketersediaan oksigen medis menjadi kebutuhan vital bagi rumah sakit
              dan fasilitas kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

              Oleh karena itu, diperlukan juga pengawasan yang maksimal terhadap pengoperasian ISO Tank
              sebagai sarana utama pendistribusian oksigen tersebut.

              Melalui supervisi itu, Haiyani berharap pendistribusian  oksigen medis  dapat lebih cepat, aman,
              dan berkualitas.

              "Supervisi  ini  diperlukan  sebagai  upaya  memastikan  penyediaan  dan  pendistribusian  oksigen
              berjalan dengan aman dan nyaman," ucapnya.
              Dirjen  Haiyani  menambahkan,  supervisi  terhadap  pendistribusian  ISO  Tank  itu  merupakan
              implementasi  dari  Keselamatan  dan  Kesehatan  Kerja  (K3).  Tujuannya  untuk  mencegah
              terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

              "Kami  juga  meminta  perusahaan  maupun  instansi  yang  mengoperasikan  ISO  Tank  ini  untuk
              benar-benar  memperhatikan  aspek  K3,  sehingga  tidak  ada  kendala  dalam  pemenuhan
              kebutuhan  oksigen  saat ini," ujarnya.




































                                                           173
   169   170   171   172   173   174   175   176   177   178   179