Page 178 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 178

Berikut nukilannya:

              KONTAN:  Apa  yang  melatar  belakangi  pemerintah  memberikan  bantuan  subsidi  gaji  bagi
              pekerja?

              IDA: Tentu ini sebagai upaya nyata dari pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang
              terdampak  pandemi,  khususnya  di  masa  pengetatan  PPKM  ini.  Kita  tahu  kan  subsidi-subsidi
              lainnya juga dipertahankan, sebut saja insentif perpajakan dan juga tarif listrik.

              Nah,  sekarang  pemerintah  akan  kembali  menggelontorkan  bantuan  berupa  subsidi  gaji  atau
              bantuan subsidi upah (BSU) sebesar Rp 1 juta kepada pekerja yang upahnya di bawah Rp 3,5
              juta. Nantinya, BLT subsidi gaji diberikan sebesar Rp 500.000 selama dua bulan dalam sekali
              pencairan.

              Artinya,  pekerja  akan  menerima  bantuan  ini  sebesar  Rp  1  juta.  Kementerian  kami  dan
              Kementerian Keuangan sudah berkoordinasi untuk mengatur pencairan secara teknis. Semoga
              minggu pertama bulan Agustus ini sudah ada progres lebih lanjut soal ini.

              Kami  juga  baru  saja  menerbitkan  peraturan  menteri  tenaga  kerja  (permenaker)  untuk
              pelaksanaan BSU. Yakni, perubahan Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 yang diundangkan pada
              28 Juli 2021 mengenai Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah berupa Subsidi Gaji/Upah bagi
              Bekerja/Buruh dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

              Selain tu, kami juga terus mematangkan koordinasi dengan semua pihak terkait. Pemberian BSU
              ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat dan menjaga tingkat kesejahteraan
              pekerja.

              Untuk itu, berbagai dampak yang muncul akibat pandemi Covid-19 harus dihadapi bersama-
              sama antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Hal ini tentunya merupakan masalah  kita
              bersama sebagai bangsa yang tidak dapat diselesaikan sendiri oleh pemerintah.

              KONTAN: Bagaimana mekanisme penyaluran subsidi gaji sebesar Rp 1 juta ini?

              IDA: Jadi, data penerima bantuan subsidi ini diambil dari data Badan Penyelenggara Jaminan
              Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dengan batas waktu pengambilan data sampai dengan tanggal
              30 Juni 2021. Proses penyaluran bantuan pemerintah ini akan dilakukan oleh bank penyalur
              dengan pemindahbukuan dana dari bank penyalur kepada rekening penerima bantuan melalui
              bank-bank BUMN yang terhimpun dalam Himbara (Himpunan Bank Milik Negara).
              Jadi, data calon penerima BSU ini bersumber dari data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang
              nantinya  harus  diverifikasi  dan  divalidasi  oleh  lembaga  tersebut  sesuai  dengan  kriteria  dan
              persyaratan yang ditentukan.

              Selanjutnya, data tersebut akan disampaikan ke Kementerian Tenaga Kerja. Untuk memastikan
              subsidi upah ini benar-benar tepat sasaran, Kementerian Tenaga Kerja akan melakukan check
              list data yang diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

              Mengapa pakai data BPJS Ketenagakerjaan? Ya, BPJS Ketenagakerjaan dipilih sebagai sumber
              data, saya kira data BPJS Ketenagakerjaan paling akurat dan lengkap, sehingga akuntabel dan
              valid untuk digunakan pemerintah sebagai dasar pemberian subsidi upah secara cepat dan tentu
              saja tepat sasaran. Jadi kami sangat mengandalkan data mereka.

              KONTAN: Apa saja kriteria pekerja yang bisa menerima subsidi gaji ini?





                                                           177
   173   174   175   176   177   178   179   180   181   182   183