Page 233 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 233

institusi pendidikan, generasi milenial, dan para pelaku usaha untuk bersama-sama bangkit dan
              terus berkarya guna menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.


              DORONG MILENIAL TERUS BERKARYA, KEMNAKER GELAR NGOPI DARING
              NASIONAL

              Untuk mendorong para milenial terus berkarya dan berkontribusi positif di era adaptasi baru,
              Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemnaker)  melalui  Politeknik  Ketenagakerjaan  menggelar
              kegiatan Ngopi Daring Nasional bertajuk 'How To Boost Millenial HR During Pandemic', Jumat
              (30/7/2021).

              Dalam  sambutannya,  Sekretaris  Jenderal  Kemnaker  Anwar  Sanusi  mengatakan  bahwa  masa
              pandemi  Covid-19  merupakan  momentum  sangat  penting  bagi  semua  pihak  seperti  institusi
              pendidikan, generasi milenial, dan para pelaku usaha untuk bersama-sama bangkit dan terus
              berkarya guna menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

              “Bagi institusi pendidikan, khususnya Polteknaker, harus terus mampu mengedepankan research
              and development yang terpogram bagi peningkatan SDM generasi milenial,” ujarnya.

              Anwar Sanusi mengatakan, seiring kemajuan informasi, teknologi dan informasi yang menjadi
              ujung tombak perubahan berbagai bidang sosial ekonomi, maka langkah yang ditempuh generasi
              milenial  harus  mampu  terus  mengoptimalkan  SDM  dan  adaptif  dengan  kemajuan  teknologi.
              Sehingga, kaum milenial dapat menjadi penerus bangsa dalam menghadapi perubahan berbagai
              bidang pembangunan.

              Sedangkan para pelaku usaha di dunia usaha dan industri (Dudi) harus dapat mengelola dan
              memastikan  para  HR  untuk  concern  terhadap  potensi  SDM  milenial,  sehingga  kinerja  dan
              ketahanan  (resilience)  perusahaan  di  masa  pandemi  dapat  terus  tumbuh  untuk  membantu
              pertumbuhan ekonomi nasional.

              “Melalui  kesempatan  ini,  saya  berharap  acara  Ngopi  Daring  Nasional  ini  menjadi  program
              berkelanjutan  dan  menjadi  inspirasi  bagi  generasi  milenial,  sehingga  dapat  memberikan
              kontribusi yang lebih luas terhadap perekonamian nasional,“ kata Anwar Sanusi.

              Dia menjelaskan, di masa pandemi Covid-19, gelombang pekerja berusia 18 hingga 30 tahun
              telah memasuki angkatan kerja. Kelompok kerja ini disebut kaum milenial yang identik dengan
              perkembangan  teknologi  dan  tak  mudah  memastikan  agar  kaum  milenial  ini  dapat  bekerja
              dengan baik di perusahaan.

              Sementara penelitian oleh Gallup (2016) memperlihatkan hanya 29 persen karyawan milenial
              secara emosional dan perilaku terhubung erat (engaged) dengan pekerjaan dan perusahaan.
              “Hal ini tentu merupakan kerugian besar bagi perusahaan, karena mereka hanya muncul di jam
              kerja  namun  tidak  memberikan  yang  terbaik  untuk  perkembangan perusahaan,“  kata  Anwar
              Sanusi.

              Menurut Anwar, generasi milenial di dunia kerja berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS)
              tahun  2019,  tercatat  menempati  posisi  pertama  dengan  33,25  persen  dalam  hal  komposisi
              populasi di Indonesia. Selanjutnya peringkat kedua diraih oleh generasi Z (29,23 persen), dan
              posisi ketiga oleh generasi X (25,74 persen), dan keempat, baby boomers (11,27 persen).

              “Angka  statistik  ini  menunjukkan  bahwa  kemampuan  memaksimalkan  generasi  milenial  dan
              generasi  Z  menjadi  kunci  performa  bangsa  Indonesia  di  masa  depan,  dalam  menghadapi



                                                           232
   228   229   230   231   232   233   234   235   236   237   238