Page 228 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 228

Ringkasan

              Sekretaris Jenderal Kemenaker Anwar Sanusi mengatakan masa pandemi COVID-19 merupakan
              momentum sangat penting bagi semua pihak seperti institusi pendidikan, generasi milenial, dan
              para  pelaku  usaha  untuk  bersama-sama  bangkit  dan  terus  berkarya  guna  menopang
              pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Bagi institusi pendidikan, khususnya Polteknaker, harus terus
              mampu  mengedepankan  research  and  development  yang  terpogram  bagi  peningkatan  SDM
              generasi milenial," ujar Sekjen Anwar Sanusi seperti dikutip dalam keterangannya di Jakarta,
              Sabtu (31/7).



              POLTEKNAKER CATAT NIH PESAN PAK ANWAR: KEDEPANKAN RESEARCH AND
              DEVELOPMENT

              JAKARTA  - Sekretaris Jenderal Kemenaker Anwar Sanusi mengatakan masa pandemi COVID-19
              merupakan momentum sangat penting bagi semua pihak seperti institusi pendidikan, generasi
              milenial,  dan  para  pelaku  usaha  untuk  bersama-sama  bangkit  dan  terus  berkarya  guna
              menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

              "Bagi  institusi  pendidikan,  khususnya    Polteknaker    ,  harus  terus  mampu  mengedepankan
              research and development yang terpogram bagi peningkatan SDM generasi milenial," ujar Sekjen
              Anwar Sanusi seperti dikutip dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (31/7).

              Oleh  karena  itu,  Kemenaker  melalui  Politeknik  Ketenagakerjaan  menggelar  kegiatan  Ngopi
              Daring Nasional bertajuk "How To Boost Millenial HR During Pandemic" pada Jumat (30/7/2021).

              Hal itu untuk mendorong para milenial terus berkarya dan berkontribusi positif di era adaptasi
              baru.
              Anwar Sanusi mengatakan seiring kemajuan informasi, teknologi, dan informasi yang menjadi
              ujung tombak perubahan berbagai bidang sosial ekonomi.

              Menurut dia, langkah yang ditempuh generasi milenial harus mampu terus mengoptimalkan SDM
              dan adaptif dengan kemajuan teknologi.

              Di sisi lain, kata dia, para pelaku usaha di dunia usaha dan industri (DUDI) harus dapat mengelola
              dan memastikan para HR untuk concern terhadap potensi SDM milenial, sehingga kinerja, dan
              ketahanan (  resillience  ) perusahaan di masa pandemi dapat terus tumbuh untuk membantu
              pertumbuhan ekonomi nasional.

              "Melalui  kesempatan  ini,  saya  berharap  acara  Ngopi  Daring  Nasional  ini  menjadi  program
              berkelanjutan  dan  menjadi  inspirasi  bagi  generasi  milenial,  sehingga  dapat  memberikan
              kontribusi yang lebih luas terhadap perekonomian nasional," kata Anwar Sanusi.

              Anwar Sanusi menjelaskan di masa pandemi COVID-19, gelombang pekerja berusia 18 hingga
              30 tahun telah memasuki angkatan kerja. Kelompok kerja ini disebut kaum milenial yang identik
              dengan  perkembangan  teknologi  dan  tak  mudah  memastikan  agar  kaum  milenial  ini  dapat
              bekerja dengan baik di perusahaan.

              Sementara penelitian oleh Gallup (2016) memperlihatkan hanya 29 persen karyawan milenial
              secara emosional dan perilaku terhubung erat (engaged) dengan pekerjaan dan perusahaan.

              "Hal ini tentu merupakan kerugian besar bagi perusahaan, karena mereka hanya muncul di jam
              kerja namun tidak memberikan yang terbaik untuk perkembangan perusahaan," kata  Anwar
              Sanusi  .

                                                           227
   223   224   225   226   227   228   229   230   231   232   233