Page 223 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 223
Oleh karena itu, untuk mendorong generasi milenial terus berkarya, khususnya di tengah
pandemi Covid-19, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Ngopi Daring Nasional.
DORONG PRODUKTIVITAS MILENIAL, KEMNAKER GELAR NGOPI DARING
NASIONAL
Persaingan antarbangsa di era globalisasi mencakup segala aspek, seperti ekonomi,
perdagangan, pertahanan, teknologi informasi, dan komunikasi. Agar Indonesia mampu bersaing
di kancah global, potensi generasi milenial sebagai ujung tombak bangsa harus dipersiapkan
sejak dini.
Oleh karena itu, untuk mendorong generasi milenial terus berkarya, khususnya di tengah
pandemi Covid-19, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Ngopi Daring Nasional.
Acara bertajuk “How To Boost Millenial HR During Pandemic” tersebut dilaksanakan oleh
Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) secara daring pada Jumat (30/7/2021).
Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan, masa pandemi Covid-19 merupakan
momentum baik bagi seluruh pihak untuk mendongkrak potensi. Baik oleh institusi pendidikan,
generasi milenial, maupun pelaku usaha untuk bangkit dan terus berkarya.
Dengan demikian, masyarakat turut menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Bagi institusi pendidikan, khususnya Polteknaker, harus terus mampu mengedepankan research
and development yang terpogram bagi peningkatan sumber daya manusia (SDM) generasi
milenial,” ujar Anwar dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (31/7/2021).
Anwar menjelaskan, seiring kemajuan informasi, teknologi, dan informasi, kalangan milenial
harus mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Dengan begitu, kaum milenial dapat
menjadi agen perubahan dalam berbagai bidang pembangunan.
Sementara itu, pelaku usaha di dunia usaha dan industri (DUDI) juga harus mampu mengelola
dan memastikan praktisi human resource (HR) fokus menggali potensi SDM dari kalangan
milenial.
Dengan demikian, kinerja dan ketahanan (resilience) perusahaan di masa pandemi dapat terus
tumbuh untuk membantu pertumbuhan ekonomi nasional.
“Saya berharap, acara Ngopi Daring Nasional ini menjadi program berkelanjutan dan menjadi
inspirasi bagi generasi milenial sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih luas terhadap
perekonamian nasional,“ ujarnya.
Gelombang pekerja milenial
Anwar menambahkan, di masa pandemi Covid-19, gelombang pekerja berusia 18 hingga 30
tahun telah memasuki angkatan kerja.
Seperti diketahui, pekerja milenial identik dengan perkembangan teknologi. Meski demikian,
perusahaan perlu memastikan kaum milenial dapat bekerja dengan optimal di perusahaan.
Penelitian yang dilakukan Gallup pada 2016 menyebutkan, hanya 29 persen karyawan milenial
yang secara emosional dan perilaku terhubung erat (engaged) dengan pekerjaan dan
perusahaan.
222

