Page 226 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 226

sejak dari tingkat desa guna mencegah terulangnya kasus perdagangan orang dan juga kasus
              PMI lainnya.
              Bukti keseriusan itu telah diwujudkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten
              Cirebon, Program Safe and Fair ILO-UN Women, Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cirebon
              dan Women Crisis Center Mawar Balqis melalui Pusat Informasi dan Layanan Terpadu Satu Atap
              yang  Responsif Gender atau (Migrant Worker Resourse Center (MRC) Kabupaten Cirebon di
              Krucuk  Kabupaten  Cirebon.  Direktur  WCC  Mawar  Balqis,  Hj.  Masrokhah  kepada  RRI  Sabtu
              (31/7/2021)  mengatakan  layanan  MRC  mempermudah  akses  dan  memberikan  layanan
              perlindungan yang menyeluruh dan responsif gender bagi PMI.

              “Pengurusan  untuk  pekerja  itu  sekarang  lebih  dipermudah  karena  satu  atap  itu  kita  udah
              mendapatkan semuanya disitu, kantor kita juga disebelah LTSA untuk memberikan pengetahuan
              si  calon  pekerja  entah  itu  pekerja  migran  atau  pekerja  apa.  Memberi  tahu  sebelum  mereka
              kontrak hak-hak dianya apa aja lebih kepada edukasi untuk save migration jadi  migrasi yang
              aman,” ungkapnya.

              Dikatakan Masrokhah, pengintegrasian Layanan Migrant Worker Resources Centre (MRC) dengan
              Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) yang Responsif Gender ini merupakan model percontohan
              pertama di Indonesia dan ASEAN sebagai bentuk kerja sama multi-pihak antara pemerintah,
              serikat  buruh  migran  dan  pusat  krisis  perempuan  dalam  membangun  layanan  terpadu  dan
              terkoordinasi sesuai mandat Undang-Undang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI)
              No.  18/2017  untuk  meningkatkan  pelindungan  PMI  perempuan  dan  keluarganya  di  setiap
              tahapan migrasi, termasuk dari tingkatan desa.

              Menurutnya, 3 daerah di Indonesia sebagai pilot projek dalam program ILO-UN Women MRC
              yaitu Kabupaten Cirebon, Tulung Agung dan Lampung Timur. Untuk Kabupaten Cirebon diwakili
              9 desa di 11 kecamatan yang menjadi rujukan karena desa tersebut paling banyak penyalur
              buruh migran dan juga ditemukan banyak masalah. Diakui, dari segala kasus yang berkaitan
              dengan perempuan Kabupaten Cirebon menempati angka tertinggi. Data yang dihimpun WCC
              Mawar Balqis kasus yang menimpa perempuan ditahun 2020 mencapai 244 atau naik signifikan
              40 persen selama pandemi, dibanding tahun 2019 tercatat 100 kasus.

              "Angka tersebut dimungkinkan bisa lebih karena masih banyak perempuan enggan melaporkan
              setiap kejadian yang dialaminya," tandasnya.































                                                           225
   221   222   223   224   225   226   227   228   229   230   231