Page 354 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 354
Ringkasan
Pemerintah kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah ( BSU ) kepada para pekerja Indonesia
yang terdampak Pandemi Covid-19. BPJS Ketenagakerjaan ( BPJAMSOSTEK ) juga kembali
dipercaya sebagai penyedia data pekerja untuk penyaluran BSU tahun 2021 tersebut.
BSU PEKERJA DENGAN GAJI DI BAWAH RP3,5 JUTA HANYA BAGI YANG TERTIB
DALAM KEPESERTAAN BPJAMSOSTEK
Pemerintah kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah ( BSU ) kepada para pekerja Indonesia
yang terdampak Pandemi Covid-19. BPJS Ketenagakerjaan ( BPJAMSOSTEK ) juga kembali
dipercaya sebagai penyedia data pekerja untuk penyaluran BSU tahun 2021 tersebut.
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo menyatakan, penggunaan kembali data
yang dikelola institusinya untuk BSU , menunjukkan pentingnya data Jaminan Sosial
Ketenagakerjaan (Jamsostek) yang valid.
Data kepesertaan BPJAMSOSTEK tersebut merupakan bank data pekerja terbesar di Indonesia.
Untuk itu Anggoro mengingatkan pemberi pekerja untuk tertib kepesertaan Jamsostek dan selalu
menjaga validitas datanya.
"Para pekerja juga harus selalu memastikan telah mendapat perlindungan BPJAMSOSTEK ,"
katanya saat menyerahkan 1 juta data calon penerima BSU kepada Menteri Ketenagakerjaan
Ida Fauziyah , di Jakarta,Jumat 30 Juli 2021.
"Dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK , pekerja terlindungi dari risiko kerja, dan juga
mendapatkan nilai tambah seperti BSU . Pastikan kepesertaan tertib melalui aplikasi BPJSTKU
dan cek di HRD masing-masing," tegas Anggoro.
Ditambahkan Anggoro, untuk mempermudah penyaluran BSU , pekerja yang belum memiliki
rekening Bank Himbara akan dibukakan rekening secara kolektif, dengan memenuhi beberapa
kebutuhan data tertentu.
"Kantor Cabang kami akan berkoordinasi dengan HRD perusahaan untuk mengumpulkan secara
kolektif 7 mandatory data untuk syarat pembukaan rekening Bank Himbara, yaitu Nama Lengkap
pekerja, NIK, Tempat dan Tanggal Lahir, Nama Ibu Kandung, alamat sesuai KTP, alamat Email
yang aktif, dan Nomor Telepon Selular. Mohon kerjasama pihak perusahaan agar proses ini dapat
berjalan lancar,". tuturnya.
Anggoro juga mengungkapkan penyerahan data BSU dilakukan secara bertahap kepada
Kementerian Ketenagakerjaan, sebagai pelaksana teknis BSU .
Hal ini untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran sekaligus meminimalisir terjadinya
kesalahan distribusi BSU .
"Hari ini, Jumat (30 Juli 2021), BPJAMSOSTEK menyampaikan sejumlah 1 juta data peserta
tahap pertama yang siap untuk disalurkan dana BSU oleh Kemnaker. Kami harapkan proses
penyampaian data dapat selesai pada Agustus 2021", tegas Anggoro Pemberian BSU ini
sengaja digulirkan oleh Pemerintah kepada masyarakat pekerja agar roda perekonomian dapat
terus berjalan dengan mempertahankan daya beli masyarakat.
"Kami berharap para pekerja dapat segera mendapatkan dana BSU agar dapat bermanfaat
untuk membantu menopang kebutuhan hidup sehari-hari pekerja dan keluarga, sekaligus
menggerakkan perekonomian, sesuai dengan tujuan BSU ini," tutup Anggoro.
353

