Page 357 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 357

Ringkasan

              Pemerintah kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah (  BSU  ) kepada para pekerja Indonesia
              yang  terdampak  Pandemi  Covid-19.  BPJS  Ketenagakerjaan  (Bpjamsostek)  juga  kembali
              dipercaya sebagai penyedia data pekerja untuk penyaluran  BSU  tahun 2021 tersebut.



              BSU PEKERJA BERGAJI DI BAWAH RP3,5 JUTA HANYA BAGI YANG TERTIB DALAM
              KEPESERTAAN BPJAMSOSTEK
              Pemerintah kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah (  BSU  ) kepada para pekerja Indonesia
              yang  terdampak  Pandemi  Covid-19.  BPJS  Ketenagakerjaan  (Bpjamsostek)  juga  kembali
              dipercaya sebagai penyedia data pekerja untuk penyaluran  BSU  tahun 2021 tersebut.

              Direktur Utama Bpjamsostek Anggoro Eko Cahyo menyatakan, penggunaan kembali data yang
              dikelola institusinya untuk BSU, menunjukkan pentingnya data Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
              (Jamsostek) yang valid. Data kepesertaan Bpjamsostek tersebut merupakan bank data pekerja
              terbesar  di  Indonesia.  Untuk  itu  Anggoro  mengingatkan  pemberi  pekerja  untuk  tertib
              kepesertaan Jamsostek dan selalu menjaga validitas datanya.

              "Para  pekerja  juga  harus  selalu  memastikan  telah  mendapat  perlindungan  Bpjamsostek,"
              katanya saat menyerahkan 1 juta data calon penerima  BSU  kepada Menteri Ketenagakerjaan
              Ida Fauziyah  , di Jakarta,Jumat 30 Juli 2021.
              "Dengan  menjadi  peserta  Bpjamsostek,  pekerja  terlindungi  dari  risiko  kerja,  dan  juga
              mendapatkan nilai tambah seperti  BSU  . Pastikan kepesertaan tertib melalui aplikasi BPJSTKU
              dan cek di HRD masing-masing," tegas Anggoro.

              Ditambahkan Anggoro, untuk mempermudah penyaluran  BSU  , pekerja yang belum memiliki
              rekening Bank Himbara akan dibukakan rekening secara kolektif, dengan memenuhi beberapa
              kebutuhan data tertentu.

              "Kantor Cabang kami akan berkoordinasi dengan HRD perusahaan untuk mengumpulkan secara
              kolektif 7 mandatory data untuk syarat pembukaan rekening Bank Himbara, yaitu Nama Lengkap
              pekerja, NIK, Tempat dan Tanggal Lahir, Nama Ibu Kandung, alamat sesuai KTP, alamat Email
              yang aktif, dan Nomor Telepon Selular. Mohon kerjasama pihak perusahaan agar proses ini dapat
              berjalan lancar,". tuturnya.
              Anggoro  juga  mengungkapkan  penyerahan  data  BSU  dilakukan  secara  bertahap  kepada
              Kementerian  Ketenagakerjaan,  sebagai  pelaksana  teknis  BSU.  Hal  ini  untuk  memastikan
              penyaluran bantuan tepat sasaran sekaligus meminimalisir terjadinya kesalahan distribusi  BSU
              .
              "Hari ini, Jumat (30 Juli 2021), Bpjamsostek menyampaikan sejumlah 1 juta data peserta tahap
              pertama  yang  siap  untuk  disalurkan  dana  BSU  oleh  Kemnaker.  Kami  harapkan  proses
              penyampaian  data  dapat  selesai  pada  Agustus  2021",  tegas  Anggoro    Pemberian    BSU    ini
              sengaja digulirkan oleh Pemerintah kepada masyarakat pekerja agar roda perekonomian dapat
              terus berjalan dengan mempertahankan daya beli masyarakat.

              "Kami berharap para pekerja dapat segera mendapatkan dana  BSU  agar dapat bermanfaat
              untuk  membantu  menopang  kebutuhan  hidup  sehari-hari  pekerja  dan  keluarga,  sekaligus
              menggerakkan perekonomian, sesuai dengan tujuan  BSU  ini," tutup Anggoro.





                                                           356
   352   353   354   355   356   357   358   359   360   361   362