Page 352 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 352
TITIK TERANG KASUS TKW CIANJUR YANG DIDUGA DIANIAYA MAJIKAN DI ARAB
SAUDI
Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berharap bisa segera memulangkan AA (38), tenaga
kerja wanita (TKW) yang diduga menjadi korban penganiayaan majikan di negara penempatan,
Arab Saudi.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas
Tenaga Kerja dan Transmigrasi Cianjur, Ricky Ardhi Hikmat mengatakan, informasi dari pihak
KBRI setempat, keberadaan AA sudah diketahui.
“Posisinya di daerah Al Qasim, sekira 400 kilometer dari kantor KBRI setempat,” kata Ricky
kepada wartawan, Jumat (30/7/2021).
Disebutkan Ricky, pihak KBRI bahkan sudah berkomunikasi dengan majikan AA.
“Sedang dilobi karena AA ini kan pekerja migran unprosedural, dan budaya di sana, majikan
sudah merasa membeli, jadi perlu pendekatan dan komunikasi intens,” ujar dia.
Ricky mengatakan, terus berkomunikasi dan berkordinasi dengan pihak kedutaan terkait dengan
rencana pemulangan AA.
Pihaknya akan mengawal kasus ini sampai AA bisa pulang ke tanah air sebagaimana keinginan
dan harapan pihak keluarga.
“Intinya, saat ini sedang dalam penanganan KBRI. Kami masih menunggu informasi selanjutnya,
mudah-mudahan bisa secepatnya ya,” ucap Ricky.
Pihak Disnakertrans Cianjur sendiri sebelumnya telah mengirim surat ke KBRI di Arab Saudi dan
Kementerian Luar Negere RI menyusul adanya unggahan seorang TKW asal Cianjur dengan
kondisi kedua telapak tangan melepuh di media sosial.
Unggahan di akun grup Facebook TKI Saudi Arabia itu pun sempat viral dan menyita perhatian
publik.
“Sejak viral itu kami langsung mendatangi rumahnya, bertemu dengan suami AA untuk
menanyakan kronologi serta harapan keluarga,” ujar Ricky.
Sebelumnya, seorang TKW asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diduga menjadi korban
penganiayaan di Arab Saudi.
Kabar tersebut tersiar dari unggahan seorang warganet di grup Facebook bernama TKI Saudi
Arabia.
351

