Page 43 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 43
8,7 JUTA PEKERJA AKAN TERIMA BSU
BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) resmi menyerahkan data calon penerima Bantuan
Subsidi Upah (BSU) senilai Rp 1 juta ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Adapun
estimasi yang akan menerima bantuan subsidi gaji per upah ini sebanyak 8,7 juta orang.
Jumlah data yang diserahkan hari ini 1 juta calon akan menerirna BSU dari estimasi 8,7 juta.
Data ini dinamis melihat sesuai dengan peraturan perlindungan pekerja," ujar Menteri
Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam Konferensi Pers Penyerahan Data Calon
Penerirna BSU 2021, Jumat (30/7/2021).
Menaker Ida menegaskan, data 1 juta calon penerima subsidi upah itu akan diperiksa kembali
oleh Kemenaker untuk memastikan kesesuaian format dan menghindari duplikasi data. "Adapun
variabel yang akan diperiksa adalah kelengkapan data antara lain nomor rekening, NIK,
kemudian sektornya. Yang kedua, melakukan "Jumlah data yang diserahkan hari ini 1 juta calon
akan menerirna BSU dari estimasi 8,7 juta. Data ini dinamis melihat sesuai dengan peraturan
perlindungan pekerja," ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam Konferensi
Pers Penyerahan Data Calon Penerirna BSU 2021, Jumat (30/7/2021).
Menaker Ida menegaskan, data 1 juta calon penerima subsidi upah itu akan diperiksa kembali
oleh Kemenaker untuk memastikan kesesuaian format dan menghindari duplikasi data. "Adapun
variabel yang akan diperiksa adalah keleng-kapan data antara lain nomor rekening, NIK,
kemudian sektornya. Yang kedua, melakukan pemadanan dengan data penerima bantuan
pernerintah lainnya," kata Ida.
Dia menjelaskan bahwa data 8,7 juta pekerja yang akan menerima total subsidi Rpl juta untuk
dua bulan atau Rp500.000 perbulan itu masih dinamis dan merupakan estimasi. Kriteria
penerima BSU pada 2021 diketahui tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor
16 Tahun 2021.
Terdapat penyesuaian pada kriteria penerima BSU pada 2021 ini, antara lain batas maksimal
upah menjadi Rp3,5 juta atau jika upah minimum setempat lebih tinggi, maka akan mengacu
pada upah minimum yang berlaku. Untuk masa kepesertaan aktif BPJAMSOSTEK ditentukan
hingga Juni 2021.
Penyaluran dana BSU ini diberikan kepada pekerja terdampak yang berada di wilayah PPKM
kategori level tiga dan empat di seluruh Indonesia. Terakhir, untuk rekening bank yang bisa
menerima BSU ini hanya diperkenankan menggunakan Bank Himbara (Bank BNI, Bank Mandiri,
Bank BRI, dan Bank BTN).
Besaran BSU 2021 mencapai Rp 500.000 selama dua bulan yang diberikan sekaligus atau total
mencapai Rp l juta. Direktur Utama BPJAM-SOSTEK Anggoro Eko Cahyo mengatakan,
penggunaan kembali data yang dikelolain statusnya untuk BSU menunjukkan pentingnya data
Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jam-sostek) yang valid. Data kepesertaan BPJAMSOSTEK
terse-but merupakan bank data
Kantor cabang BPJAM-SOSTEK akan berkoordinasi dengan HRD perusahaan untuk
mengumpulkan secara kolektif tujuh mandatori data untuk syarat pembukaan rekening Bank
Himbara, yaitu nomor induk kependudukan (NIK), nama lengkap, tanggal lahir, alamat pemberi
kerja, namaibu kandung, nomor telepon selu-lar, dan alamat email.
"Mohon kerja sama pihak perusahaan agar proses ini dapat berjalan lancar," tambahnya.
Anggoro juga mengungkapkan penyerahan data BSU dila-kukan secara bertahap kepada
Kemenaker sebagai pelaksana teknis BSU. Hal ini untuk memastikan penyaluran bantuan tepat
sasaran sekaligus meminimalisasi terjadi kesalahan distribusi BSU.
42

