Page 439 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 439
Judul Kemenaker Dorong Milenial Berkontribusi Positif di Era Adaptasi Baru
Nama Media jpnn.com
Newstrend Ngopi Daring Nasional
Halaman/URL https://www.jpnn.com/news/kemenaker-dorong-milenial-berkontribusi-
positif-di-era-adaptasi-baru
Jurnalis elvi
Tanggal 2021-07-30 23:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binalattas
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Sekretaris Jenderal Kemenaker Anwar Sanusi mengatakan masa pandemi COVID-19 merupakan
momentum sangat penting bagi semua pihak seperti institusi pendidikan, generasi milenial, dan
para pelaku usaha untuk bersama-sama bangkit dan terus berkarya guna menopang
pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Bagi institusi pendidikan, khususnya Polteknaker, harus terus
mampu mengedepankan research and development yang terpogram bagi peningkatan SDM
generasi milenial," ujar Sekjen Anwar Sanusi seperti dikutip dalam keterangannya di Jakarta,
Sabtu (31/7).
KEMENAKER DORONG MILENIAL BERKONTRIBUSI POSITIF DI ERA ADAPTASI
BARU
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kemenaker Anwar Sanusi mengatakan masa pandemi COVID-19
merupakan momentum sangat penting bagi semua pihak seperti institusi pendidikan, generasi
milenial, dan para pelaku usaha untuk bersama-sama bangkit dan terus berkarya guna
menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Bagi institusi pendidikan, khususnya Polteknaker, harus terus mampu mengedepankan research
and development yang terpogram bagi peningkatan SDM generasi milenial," ujar Sekjen Anwar
Sanusi seperti dikutip dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (31/7).
Oleh karena itu, Kemenaker melalui Politeknik Ketenagakerjaan menggelar kegiatan Ngopi
Daring Nasional bertajuk "How To Boost Millenial HR During Pandemic" pada Jumat (30/7/2021).
Hal itu untuk mendorong para milenial terus berkarya dan berkontribusi positif di era adaptasi
baru.
Anwar Sanusi mengatakan seiring kemajuan informasi, teknologi, dan informasi yang menjadi
ujung tombak perubahan berbagai bidang sosial ekonomi.
438

