Page 62 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 62

formal.  Menurut  dia,  peserta  BP  Jamsostek  berkategori  bukan  penerima  upah  (BPU)  yang
              merupakan pekerja informal juga berhak mendapat bantuan karena mereka juga terdampak
              PPKM selama pan-demi Covid-19.

              Data BP Jamsostek per Februari 2021 menyebutkan, dari total peserta 48,6 juta, ada 2,68 juta
              peserta  BPU  yang  aktif.  "Kalau  alasannya  selama  ini  karena  pekerja  informal  tidak  terdata,
              seharusnya peserta BPU ini bisa diikutsertakan karena datanya ada. Tinggal nanti dicek ulang
              apakah mereka sudah menerima bantuan lain atau tidak," ungkapnya.

              Sebelumnya, hal yang sama diutarakan Direktur Institute for Development of Economics and
              Finance Tauhid Ahmad. Menurut dia, bantuan subsidi upah sangat dibutuhkan pekerja di tengah
              tekanan lonjakan kasus Covid-19 saat ini. Namun, cakupan penerimanya perlu lebih merata agar
              lebih tepat sasaran.

              "Kalau hanya berpatok pada data BP Jamsostek, yang menerima umumnya adalah pekerja yang
              pemasukannya stabil di perusahaan yang relatif mapan. Masih banyak pekerja yang tak terdata
              sebagai peserta Jamsostek dan mereka ini yang justru lebih terdampak," kata Tauhid.

              Misalnya, pekerja kontrak yang tidak mendapat Jamsostek. Peluang mereka untuk dirumahkan,
              dikurangi jam kerjanya, serta dipecat (PHK) di masa krisis ini lebih besar daripada pekerja tetap.
              Atau, pekerja yang berstatus tetap, tetapi tidak didaftarkan di BP Jamsostek karena pemberi
              kerjanya abai atau merasa tak sanggup membayar iuran rutin.

              Pekan ini

              Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi mengatakan,
              pemerintah berencana mentransfer dana bantuan subsidi upah ke rekening setiap pekerja mulai
              pekan ini. Adapun data 1 juta calon penerima tahap pertama dari BP Jamsostek telah diterima
              pada Jumat (30/7).

              Berkaca dari pengalaman tahun lalu, Kementerian Ketenagakerjaan biasanya membutuhkan 4-7
              hari untuk memverifikasi data calon penerima yang sudah diterima dari BP Jamsostek. Variabel
              yang akan diperiksa ulang adalah kelengkapan data nomor rekening, nomor induk kependudukan
              (NIK) pekerja, serta sektor tempat bekerja.

              Selanjutnya, pemadanan dilakukan terhadap data calon penerima bantuan subsidi upah dengan
              data penerima bantuan pemerintah lainnya agar tidak ada yang menerima bantuan ganda. "Ada
              juga  proses  administrasi  keuangan  yang  sedang  kami  selesaikan  (dengan  Kementerian
              Keuangan). Semoga bisa (disalurkan) pekan ini," kata Anwar.

              Untuk  tahap  berikutnya,  Anwar  berharap  proses  penyerahan  data  dari  BP  Jamsostek  bisa
              berlangsung lebih cepat. "Begitu data lengkap, terverifikasi, langsung kita kirim karena tujuannya
              untuk segera mengurangi dampak yang dialami pekerja yang terkena PPKM," ujarnya. (AGE)


















                                                           61
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67