Page 710 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 710

Anwar Sanusi menjelaskan, untuk meningkatkan mutu pelatihan vokasi dan penguatan akses,
              Kemnaker telah mengeluarkan berbagai kebijakan. Kebijakan mulai dari masuk BLK tanpa syarat
              umur  dan  latar  belakang  pendidikan;  masifikasi  output  pelatihan  melalui  program  3R,  BLK
              Komunitas,  triple  skilling;  penambahan  instruktur  pelatihan;  perbaikan  sarana  dan  prasaran
              latihan  kerja;  bantuan  sarana,  prasarana  dan  program  untuk  LPKS;  pemagangan  nasional
              bersama Kadin, Apindo dan industri; dan pelatihan mentor dari industri.

              Anwar Sanusi mengungkapkan, kapasitas pelatihan vokasi nasional relatif cukup besar sepanjang
              mampu mengoptimalkan seluruh potensi seluruh lembaga-lembaga pelatihan. Ada 109 training
              center atau pusat pelatihan di 17 Kementerian/Lembaga (K/L) yang memiliki kapasitas 1,2 juta
              orang; ada industri memiliki 799 pusat pelatihan yang mampu melatih kapasitas 1,4 juta orang;
              dan 2.127 BLK Komunitas berkapasitas 204.149 orang.

              Selain itu, masih ada 524 BLKLN dan 305 BLK Pemerintah dengan kapasitas 300.898 orang;
              5.020 LPK swasta, kapasitas 2.239.608 orang; dan sebanyak 1.874 LSP untuk sertifikasi dengan
              kapasitas 4.926.635 asesi.

              "Kalau semua diintegrasikan jumlahnya 5.443.181 orang/tahun. Dengan dukungan infrastruktur
              dan  potensi  yang  besar,  semoga  mampu  menjawab  tantangan  menghadapi  akibat  pandemi
              Covid-19 dengan komitmen yang kuat," kata Anwar Sanusi.




















































                                                           709
   705   706   707   708   709   710   711   712   713   714   715