Page 417 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 417
Judul Pemerintah Naikkan Jumlah Penerima Subsidi Gaji Tenaga Kerja Jadi
15,7 Juta
Nama Media beritasatu.com
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://www.beritasatu.com/nasional/663965/pemerintah-naikkan-
jumlah-penerima-subsidi-gaji-tenaga-kerja-jadi-157-juta
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-08-10 17:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kami bersepakat jumlah calon penerima
ditingkatkan menjadi 15.725.232 orang, dari yang semula hanya 13.870.496 orang
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Dengan demikian maka anggaran bantuan
pemerintah untuk subsidi upah ini mengalami kenaikan menjadi Rp 37,7 triliun dari semula Rp
33,1 triliun
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kalau ditotal Rp 2,4 juta yang akan diberikan
setiap dua bulan sekali. Artinya satu kali pencairan subsidi sebesar Rp 1,2 juta
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Pemerintah menggunakan data BPJS
Ketenagakerjaan sebagai dasar pemberian bantuan subsidi secara cepat dan tepat sasaran
karena sekarang ini data BPJS Ketenagakerjaan dinilai paling akurat dan lengkap, sehingga
akuntabel dan valid
Ringkasan
Pemerintah berencana memberikan bantuan Rp 600 ribu bagi para pegawai yang bekerja di
sektor swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta. Skema ini masuk ke dalam program Pemulihan
Ekonomi Nasional (PEN). Insentif tersebut diberikan selama 4 bulan, mulai September hingga
Desember 2020 dengan besaran Rp 600 ribu per bulan. Hal itu dibenarkan oleh Menteri
Keuangan Sri Mulyani, bahwa pemerintah sedang mengkaji rencana pemberian insentif tersebut,
dan akan menelan dana sebesar Rp 31,2 triliun.
PEMERINTAH NAIKKAN JUMLAH PENERIMA SUBSIDI GAJI TENAGA KERJA JADI
15,7 JUTA
Jakarta, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan jumlah penerima bantuan Subsidi
Gaji Tenaga Kerja dinaikkan menjadi 15,7 juta pekerja, dari awalnya ditentukan sebanyak 13,8
juta.
416

