Page 412 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 412

MENAKER TETAPKAN KRITERIA BLT PEKERJA: BUKAN PESERTA KARTU PRAKERJA

              Salah  satu  kriteria  penerima  BLT  pekerja  adalah  orang  yang  bukan  terdaftar  porgram  kartu
              Prakerja. Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan pekerja yang akan mendapat insentif
              dari pemerintah sebesar Rp2,4 juta harus memiliki kriteria khusus. Dari berbagai syarat yang
              ditentukan, penerima insentif pekerja tidak terdaftar sebagai penerima jaring pengaman sosial
              lain, seperti kartu Prakerja.

              "Tidak  termasuk  dalam  peserta  penerima  manfaat  program  kartu  Prakerja,"  jelas  dia  dalam
              konferensi pers virtual Pengumuman Program Bantuan Subsidi Upah, Senin (10/8/2020).

              Kelengkapan  syarat  tersebut  yaitu  :    Pekerja  merupakan  Warga  Negara  Indonesia  yang
              dibuktikan  dengan  Nomor  Induk  Kependudukan;    Terdaftar  sebagai  peserta  jaminan  sosial
              tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu
              kepesertaan:  peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan
              upah  di  bawah  Rp5  juta  sesuai  upah  yang  dilaporkan  kepada  BPJS  Ketenagakerjaan;
              Pekerja/buruh  penerima  upah;    Memiliki  rekening  bank  yang  aktif;    Tidak  termasuk  dalam
              peserta penerima manfaat program kartu Prakerja;  Peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif
              di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020.

              Jika sudah memenuhi semua kriteria tersebut, karyawan tidak secara pribadi mendaftarkan diri
              untuk  mendapatkan  insentif.  Bantuan  tersebut  untuk  karyawan  yang  sudah  didaftarkan
              perusahaan menjadi peserta BP Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan per 30 Juni 2020. Ida Fauziyah
              mengatakan pencairan insentif upah untuk pekerja/buruh berpenghasilan di bawah Rp 5 juta,
              dilakukan dalam empat bulan dengan skema pencairan dua bulan sekali dengan total Rp 1,2 juta
              per orang/dua bulan.

              "Mekanisme penyaluran bantuan subsidi upah diberikan kepada pekerja/buruh sebesar Rp 600
              ribu per bulan selama empat bulan dengan total Rp 2,4 juta, yang akan diberikan setiap dua
              bulan sekali. Artinya, satu kali pencairan, pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp1,2
              juta," jelas dia.
              Proses  penyaluran  Bantuan  Pemerintah  berupa  subsidi  upah  oleh  Bank  Penyalur  dilakukan
              dengan  pemindahbukuan  dana  dari  bank  penyalur  kepada  rekening  penerima  bantuan
              pemerintah  melalui  bank-bank  BUMN  yang  terhimpun  dalam  Himpunan  Bank  Milik  Negara
              (Himbara).
              "Saat ini data BPJS Ketenagakerjaan dinilai paling akurat dan lengkap sehingga akuntable dan
              valid dipergunakan oleh pemerintah sebagai dasar pemberian bantuan subsidi secara cepat dan
              tepat sasaran. Pemerintah perlu memberi apresiasi kepada pekerja/buruh yang sudah terdaftar
              dan aktif  membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan," kata dia.

              Ida mengatakan, ekspektasi publik terhadap program ini begitu tinggi. Maka dari itu program
              subsidi upah harus benar-benar diterima oleh pekerja dan buruh yang memenuhi persyaratan
              dan dibayarkan pada nomor rekening atas nama penerima bantuan pemerintah subsidi upah.
              "Pelaksanaan bantuan pemerintah ini mendapatkan pendampingan dari Kepolisian, Kejaksaan
              Agung, KPK, BPK dan BPKP untuk mengawasi pelaksanaan bantuan pemerintah berupa subsidi
              upah  agar  tepat  sasaran.  Dalam  pelaksanaan  bantuan  pemerintah  berupa  subsidi  upah  ini
              dibentuk Tim Koordinasi Pelaksanaan yang ditetapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan," tandas
              dia..

              (tirto.id - Sosial Budaya ) Reporter: Selfie Miftahul Jannah Penulis: Selfie Miftahul Jannah Editor:
              Zakki Amali


                                                           411
   407   408   409   410   411   412   413   414   415   416   417