Page 465 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 465
Judul Ingat! Penunggak Iuran BPJS Naker Tak Akan Dapat Program Subsidi
Gaji
Nama Media indozone.id
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://www.indozone.id/news/3esa4ja/ingat-penunggak-iuran-bpjs-
naker-tak-akan-dapat-program-subsidi-gaji
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-08-10 17:02:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
Ringkasan
Para pekerja sektor swasta yang memiliki gaji di bawah Rp5 juta per bulan dipastikan namanya
tidak akan masuk dalam daftar penerima subsidi gaji dari pemerintah, jika yang bersangkutan
tidak membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.
INGAT! PENUNGGAK IURAN BPJS NAKER TAK AKAN DAPAT PROGRAM SUBSIDI
GAJI
- Para pekerja sektor swasta yang memiliki gaji di bawah Rp5 juta per bulan dipastikan namanya
tidak akan masuk dalam daftar penerima subsidi gaji dari pemerintah, jika yang bersangkutan
tidak membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.
Sebagaimana diketahui, program subsidi gaji itu akan dicairkan mulai bulan September 2020 dan
diperuntukkan bagi pekerja yang terdaftar serta telah membayar iuran BPJS Naker mereka.
Menaker Ida Fauziyah mengatakan, pekerja yang mendapatkan bantuan harus memenuhi
beberapa persyaratan, pertama WNI, dibuktikan dengan NIK. Selain itu, terdaftar sebagai
peserta BPJS ketenagakerjaan) yang aktif, yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan.
Ida menambahkan, subsidi gaji ini diberikan dalam rangka mendukung percepatan pemulihan
ekonomi nasional, selain juga bertujuan melindungi dan meningkatkan kemampuan ekonomi
buruh selama masa pandemi Covid-19.
Ida menambahkan, untuk mekanisme penyaluran, subsidi gaji akan diberikan kepada pekerja
atau buruh sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan. Atau jika ditotal, uang yang akan
diterima pekerja berjumlah Rp2,4 juta. Subsidi gaji akan diberikan setiap dua bulan sekali.
464

