Page 462 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 462
Judul Pemerintah Yakin Subsidi Upah Dorong Konsumsi Masyarakat Kuartal III
Nama Media sinarharapan.co
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/21467/pemerintah_yakin_su
bsidi_upah_dorong_konsumsi_masyarakat_kuartal_iii
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-08-10 17:03:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Susiwijono (Sekretaris Kemenko Perekonomian) Kita berharap dengan adanya program
subsidi upah terutama buat pekerja formal, buruh, maka akan menaikkan pendapatan, daya beli,
sehingga akan membantu konsumsi dan pemulihan di kuartal III
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Nantinya penyaluran subsidi upah dilakukan
dengan memindahbukukan dari bank penyalur ke rekening penerima bantuan melalui bank-bank
BUMN yang terhimpun di Himpunan Bank-Bank Negara
Ringkasan
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meyakini program subsidi upah kepada pekerja
formal yang bergaji di bawah Rp 5 juta per bulan, akan mendorong daya beli masyarakat, dan
menggerakkan konsumsi rumah tangga sehingga membantu momentum pemulihan ekonomi di
kuartal III 2020.
Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono dalam konferensi pers daring dari Kantor
Presiden, Jakarta, Senin (10/8/2020), mengatakan daya beli masyarakat harus diberikan
stimulus pada kuartal III 2020, untuk memulihkan konsumsi rumah tangga yang pada kuartal II
2020 terkontraksi hingga minus 5,51 persen.
PEMERINTAH YAKIN SUBSIDI UPAH DORONG KONSUMSI MASYARAKAT KUARTAL
III
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meyakini program subsidi upah
kepada pekerja formal yang bergaji di bawah Rp 5 juta per bulan, akan mendorong daya beli
masyarakat, dan menggerakkan konsumsi rumah tangga sehingga membantu momentum
pemulihan ekonomi di kuartal III 2020.
Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono dalam konferensi pers daring dari Kantor
Presiden, Jakarta, Senin (10/8/2020), mengatakan daya beli masyarakat harus diberikan
461

