Page 463 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 463

stimulus pada kuartal III 2020, untuk memulihkan konsumsi rumah tangga yang pada kuartal II
              2020 terkontraksi hingga minus 5,51 persen.
              Porsi konsumsi rumah tangga merupakan yang terbesar dalam pembentukkan Produk Domestik
              Bruto (PDB) yakni mencapai 57 persen. Maka itu, stimulus untuk memulihkan konsumsi rumah
              tangga sangat penting agar roda-roda perekonomian menggeliat kembali.

              "Kita berharap dengan adanya program subsidi upah terutama buat pekerja formal, buruh, maka
              akan menaikkan pendapatan, daya beli, sehingga akan membantu konsumsi dan pemulihan di
              kuartal III," ujar Susiwijono.

              Pemerintah  pada  pekan  kemarin  telah  mengumumkan  skema  bantuan  sosial  terbaru  yakni
              program  subsidi  upah  untuk  pekerja  formal  guna  melindungi,  mempertahankan  dan
              meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja selama masa pandemi COVID-19.

              Pada Senin ini, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengumumkan pemerintah menaikkan
              jumlah penerima manfaat subsidi gaji dari 13,8 juta pekerja menjadi 15,7 juta pekerja dengan
              total anggaran Rp 37,7 triliun.

              Kriteria  penerima  manfaat  bantuan  subsidi  gaji  ini  adalah  warga  negara  Indonesia  yang
              dibuktikan dengan nomor induk kependudukan, anggota BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan
              dengan kartu kepesertaan dan peserta membayar iuran dihitung berdasarkan upah dibawah Rp
              5 juta sesuai yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan.

              Selain itu calon peserta harus memiliki rekening bank aktif dan tidak termasuk peserta penerima
              manfaat kartu prakerja, serta membayar iuran hingga Juni 2020.

              "Nantinya penyaluran subsidi upah dilakukan dengan memindahbukukan dari bank penyalur ke
              rekening penerima bantuan melalui bank-bank BUMN yang terhimpun di Himpunan Bank-Bank
              Negara," kata Ida.

              Adapun  data  calon  penerima  bantuan  diperoleh  BPJS  Ketenagakerjaan,  dan  pihak  BPJS
              Ketenagakerjaan bertanggungjawab atas kebenaran data.

              Bantuan subsidi upah ini diberikan kepada pekerja atau buruh sebesar Rp600 ribu per bulan
              selama empat bulan sehingga total menjadi Rp 2,4 juta. Pencairan bantuan dilakukan dalam dua
              tahap dan disalurkan setiap dua bulan sekali.

              Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN) Budi Gunadi Sadikin
              menjelaskan  bantuan  subsidi  upah  melengkapi  semua  bantuan  sosial  yang  sudah  diberikan
              pemerintah yakni bantuan Program Keluarga Harapan, Kartu Sembako, Bantuan Langsung Tunai
              (BLT), BLT Dana Desa dan bantuan Kartu Pra-Kerja bagi karyawan yang terkena Pemutusan
              Hubungan Kerja.
              (E-3).

















                                                           462
   458   459   460   461   462   463   464   465   466   467   468