Page 467 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 467

Sudah terkumpul 700 ribu rekening di kita, dalam 1 hari ini kami yakin mendekati angka 1 juta
              rekening    Jakarta  -  Badan  Penyelenggara  Jaminan  Sosial  (BPJS)  Ketenagakerjaan  masih
              mengumpulkan  rekening  calon  penerima  subsidi  upah  kepada  perusahaan  tempat  mereka
              bekerja.



              BPJS KETENAGAKERJAAN KUMPULKAN REKENING CALON PENERIMA SUBSIDI
              UPAH

              Sudah terkumpul 700 ribu rekening di kita, dalam 1 hari ini kami yakin mendekati angka 1 juta
              rekening    Jakarta  -  Badan  Penyelenggara  Jaminan  Sosial  (BPJS)  Ketenagakerjaan  masih
              mengumpulkan  rekening  calon  penerima  subsidi  upah  kepada  perusahaan  tempat  mereka
              bekerja.

              "Kami sedang melakukan penyisiran data 'by name, by address' siapa saja peserta aktif per 30
              Juni dan kami mendapat data sebanyak 15,7 juta tapi data itu belum ada nomor rekeningnya
              karena itu sejak Sabtu (8/8) kemarin kami minta ke perusahaan agar melengkapi nomor-nomor
              rekening  pekerjaannya  yang  gajinya  di  bawah  Rp5  juta  sesuai  yang  dilaporkan  ke  BPJS
              Ketenagakerjaan," kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dalam konferensi
              pers di Kantor Presiden Jakarta, Senin.
              Pemerintah akan memberikan subsidi gaji bagi pekerja formal dengan gaji di bawah Rp5 juta
              per bulan yaitu sebesar Rp600 ribu per bulan akan disalurkan pada kuartal III 2020, yang berarti
              selambat-lambatnya September 2020.

              Berdasarkan  data  yang  sudah  dikumpulkan  oleh  BPJS  Ketenagakerjaan,  jumlah  penerima
              manfaat bertambah menjadi 15.725.232 orang dari yang semula ditargetkan 13.870.496 orang
              sehingga anggaran bantuan pemerintah untuk subsidi upah juga mengalami kenaikan menjadi
              Rp37,7 triliun dari Rp33,1 triliun  "Kami menyisir peserta aktif penerima upah dari sektor pekerja
              formal dengan upah di bawah Rp5 juta berdasarkan laporan pemberi kerja dan tercatat di BPJS
              Ketenagakerjaan, ini tidak termasuk yang mereka bekerja di induk perusahaan BUMN, lembaga
              negara dan instansi pemerintah," tambah Agus.

              Data 15.725.232 orang calon penerima subsidi upah itu menurut Agus adalah data hingga 30
              Juni 2020.

              "Tapi nanti karena subsidi upah akan ditransfer langsung ke para pekerja sehingga kami harus
              mengumpulkan nomor rekening masing-masing pekerja. Kita pun minta ke pemberi kerja agar
              tolong dicek pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta dan dilengkapi nomor rekeningnya," ungkap
              Agus.

              Menurut Agus BPJS Ketenagakerjaan juga sudah memiliki sistem "real time" dalam pengumpulan
              nomor rekening tersebut.
              "Sudah terkumpul 700 ribu rekening di kita, dalam 1 hari ini kami yakin mendekati angka 1 juta
              rekening. Kami minta kerja sama seluruh HRD tolong kumpulkan nomor-nomor rekening tersebut
              dan pastikan penerimanya adalah pekerja yang di bawah Rp5 juta," tambah Agus.

              Agus juga menilai bahwa pemberian subsidi upah ini adalah momentum bagi para pengusaha
              yang  belum  tertib  atau  belum  mendaftarkan  pekerjanya  di  BPJS  Ketenagakerjaan  agar
              melakukan  pendaftaran  sehingga  pekerja  menerima  hak-hak  mereka  untuk  mendapat
              perlindungan.

              "Kami  imbau  agar  perusahaan  melengkapi  dan  melaporkan  nomor-nomor  rekening  para
              pekerjanya dan dihimbau untuk melakukan pengecekan validasi apa betul pekerja itu gajinya di

                                                           466
   462   463   464   465   466   467   468   469   470   471   472