Page 487 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 487

"Subsidi upah ini diberikan pemerintah untuk memberikan apresiasi kepada pekerja atau buruh
              yang  terdaftar  dan  aktif  membayar  iuran  BPJS  Ketenagakerjaan  dan  dimaksudkan  sebagai
              momentum untuk meningkatkan keanggotaan Jamsostek," tambah Ida.

              Data 15.725.232 orang yang dinilai layak mendapat subsidi upah itu, menurut Ida, adalah data
              per 30 Juni 2020.

              "Pekerja bisa berasal dari bidang pekerjaan apa saja, tidak dibatasi yang penting peserta BPJS
              Ketenagakerjaan  dan  dimiliki  upah  di  bawah  Rp5  juta,  jadi  tidak  ada  pernyaratan  bidang
              pekerjaannya," ungkap Ida.

              Kementerian Ketenagakerjaan juga sudah membentuk tim koordinasi pelaksanaan dengan BPJS
              Ketenagakerjaan dengan mendapat pendampingan langsung dari Polri, Kejaksaan Agung, Badan
              Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan KPK,
              Kementerian  Koordinator  Perekonomian  dan  Kementerian  Keuangan    "Harapan  saya  kepada
              teman-teman pekerja yang akan menerima program ini, saya minta belanjakanlah uang ini untuk
              membeli produk-produk dalam negeri, belilah hasil karya UMKM kita," ungkap Ida.

              Sebelumnya, pemerintah sudah menyalurkan bantuan pengaman sosial bagi berbagai lapisan
              masyarakat,  seperti  Program  Keluarga  Harapan,  Kartu  Sembako,  Bantuan  Langsung  Tunai,
              Bantuan  Langsung  Tunai  Dana  Desa,  subsidi  bunga  UMKM,  yang  menyasar  masyarakat
              berpenghasilan  rendah  dan  terdampak  pandemi  COVID-19  yang  menyasar  29  juta  keluarga
              paling miskin ato sekitar 120 juta penduduk Indonesia yang paling miskin.

              Selain itu, terdapat juga bantuan bagi masyarakat yang terkena PHK degan program Kartu Pra
              Kerja..














































                                                           486
   482   483   484   485   486   487   488   489   490   491   492