Page 489 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 489
"Syarat pertama, statusnya harus warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki NIK. Selain itu,
pekerja harus terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJSTK,
dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan," ungkap Ida dalam konferensi pers di Jakarta,
Senin (10/8/2020).
Dia menegaskan, peserta BPJSTK yang dimaksud harus membayar iuran dengan besaran
dihitung berdasarkan upah di bawah Rp5 juta sesuai upah yang dilaporkan perusahaan kepada
BPJSTK.
"Persyaratan lain adalah memiliki rekening bank yang masih aktif, dan tidak termasuk dalam
peserta penerima manfaat program kartu Prakerja. Iuran BPJSTK sampai 30 Juni 2020 juga harus
sudah dibayar," jelas Ida.
Proses penyaluran subsidi ini dilakukan dengan memindahbukukan dari bank penyalur ke
rekening bank penerima melalui bank-bank Himbara.
"Mekanisme penyaluran subsidi upah diberikan kepada pekerja sebesar Rp600 ribu per bulan
selama 4 bulan, dengan total 2,4 juta. Bantuannya akan diberikan setiap 2 bulan sekali, artinya,
satu kali pencairan subsidi adalah sebesar Rp1,2 juta," pungkasnya.
(dni).
488

