Page 490 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 490
Judul Pemerintah Tambah Penerima BLT Subsidi Upah Jadi 15,72 Juta Orang
Nama Media katadata.co.id
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://katadata.co.id/agustiyanti/finansial/5f311892520ec/pemerintah-
tambah-penerima-blt-subsidi-upah-jadi-15-72-juta-orang
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-08-10 16:51:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Anggaran bantuan pemerintah untuk subsidi
upah ini mengalami kenaikan menjadi Rp 37,7 triliun dari semula Rp 33,1 triliun
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Persyaratan lainnya ialah memiliki rekening
bank yang masih aktif
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Dengan memindahbukukan dana dari bank
penyalur kepada rekening penerima bantuan melalui bank BUMN yang terhimpun dalam Himbara
positive - Budi Gunadi Sadikin (Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi
Nasional) Anggaran yang sudah disalurkan ke tiga program ini mendekati Rp 50 triliun
Ringkasan
Pemerintah menambah kuota pekerja yang akan menerima bantuan subsidi upah sebanyak 1,8
juta dari sebelumnya 13,87 juta orang menjadi 15,72 juta orang. Subsidi upah akan diberikan
sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan kepada pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta
yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH TAMBAH PENERIMA BLT SUBSIDI UPAH JADI 15,72 JUTA ORANG
Pemerintah menambah kuota pekerja yang akan menerima bantuan subsidi upah sebanyak 1,8
juta dari sebelumnya 13,87 juta orang menjadi 15,72 juta orang. Subsidi upah akan diberikan
sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan kepada pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta
yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Dengan demikian, dana yang dianggarkan pemerintah untuk program ini bertambah sebesar Rp
4,6 triliun. "Anggaran bantuan pemerintah untuk subsidi upah ini mengalami kenaikan menjadi
Rp 37,7 triliun dari semula Rp 33,1 triliun," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Kantor
Presiden, Jakarta, Senin (10/8).
489

