Page 491 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 491

Ida  mengatakan,  bantuan  diberikan  kepada  pekerja  formal  non-BUMN  dan  non-PNS.  dari
              berbagai sektor. Syaratnya, mereka memiliki upah di bawah Rp 5 juta per bulannya. Kemudian,
              para penerima bantuan subsidi upah harus terdaftar dan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan
              hingga 30 Juni 2020.

              Mereka juga tak boleh menjadi peserta penerima manfaat program Kartu Prakerja. "Persyaratan
              lainnya ialah memiliki rekening bank yang masih aktif," kata Ida.

              Menurut Ida, bantuan subsidi upah akan diberikan setiap dua bulan sekali. Artinya, satu kali
              pencairan bantuan subsidi upah sebanyak Rp 1,2 juta.

              Penyaluran tahap pertama bakal dilakukan pada kuartal III 2020. Penyaluran tahap kedua akan
              berlangsung pada kuartal IV 2020.

              Adapun,  proses  penyaluran  bantuan  subsidi  upah  dilakukan  oleh  bank.  "Dengan
              memindahbukukan dana dari bank penyalur kepada rekening penerima bantuan melalui bank
              BUMN yang terhimpun dalam Himbara," kata dia.

              Selain  program  bantuan  subsidi  upah,  pemerintah  telah  memberikan  bantuan  sosial  melakui
              Program Keluarga Harapan, Kartu Sembako, hingga Kartu Prakerja. Total penerima manfaat di
              ketiga program tersebut mencapai 29 juta kepala keluarga atau 120 juta orang.

              "Anggaran yang sudah disalurkan ke tiga program ini mendekati Rp 50 triliun," kata Ketua Satuan
              Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin.
              Pemerintah  telah  merealisasikan    anggaran    perlindungan  sosial  dari  program  pemulihan
              ekonomi nasional. Hingga 17 Juni 2020, realisasi program keluarga harapan telah mencapai 51%
              dari alokasi yang dianggarkan sebesar Rp 37,4 triliun. Sementara kartu sembako sebesar 39,5%
              dari alokasi yang sebesar Rp 43,6 triliun..









































                                                           490
   486   487   488   489   490   491   492   493   494   495   496