Page 502 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 502

Judul               Pekerja di Jabar Paling Banyak Terdampak
                Nama Media          Radar Tasikmalaya
                Newstrend           Dampak Virus Corona
                Halaman/URL         Pg1
                Jurnalis            SND
                Tanggal             2020-08-10 16:47:00
                Ukuran              205x87mmk
                Warna               Hitam/Putih
                AD Value            Rp 17.220.000

                News Value          Rp 172.200.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Narasumber
              positive  -  ida  Fauziyah  (Menteri  Ketenagakerjaan)  Tentu  dengan  kondisi  dan  tantangan
              ketenagakerjaan di Provinsi Jawa Barat ini perlu untuk segera ditindaklanjuti sesegera mungkin
              agar kita bisa tekan laju dampak Covid-19 ini kedepannya/' kata Menaker Ida saat memberikan
              arahan konkret pemulihan ekonomi nasional di bidang ketenagakerjaan di hadapan Kadisnaker
              Kab/Kota seluruh Jawa Barat di Bandung, Minggu (9/8/2020) dalam siaran pers Kemnaker. .
              Secara nasional, hingga 31 Juli 2020, total pekerja formal maupun informal yang terdampak
              Covid-19 mencapai lebih dari 3,5 juta orang. Dari jumlah tersebut, data yang sudah (M-cleansing
              kemnaker dengan BPJS Ketenagakerjaan mencapai 2.146.667 orang (yang terdata by name by
              address).  .  Data  yang  sudah  cleansing  tersebut  terdiri  dari pekerja  formal  yang  dirumahkan
              mencapai 1.132.117 orang dan pekerja formal yang di-PHK sebanyak 383.645 orang. Sedangkan
              pekerja sektor informal yang terdampak mencapai 630.905 orang. . Menurut Menaker Ida, sesuai
              dengan  arahan  Presiden  Joko  Widodo  terkait  mitigasi  dampak  pandemi  di  bidang
              ketenagakerjaan,  pemerintah  melalui  program  Pemulihan  Ekonomi  Nasional  berupaya
              meringankan beban pekerja ter-PHK melalui berbagai stimulus, termasuk menyalurkan berbagai
              bantuan sosial bagi para korban PHK, Kartu Prakerja, program padat karya, dan kewirausahaan
              untuk penyerapan tenaga kerja yang terdampak pandemi. . Bahkan, kata Ida, pemerintah akan
              memberikan  stimulus  berupa  subsidi  upah  kepada  para  pekerja  peserta  aktif  BPJS
              Ketenagakerjaan yang penghasilannya di bawah Rp 5 juta.

              negative - ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) tutur Ida. . Sementara itu ditemui di tempat
              yang  sama,  Kadisnakertrans  Provinsi  Jawa  Barat,  Rachmat  Taufik  Garsadi,  mengungkapkan
              bahwa tingkat angka pengangguran terbuka di Jawa Barat masih cukup tinggi. Ditambah lagi,
              masih  tingginya  angka  disparitas  UMK  di  tingkat  kabupaten/  kota,  yang  berdampak  pada
              minimnya produktivitas dan daya saing keterampilan yang ada di Jawa Barat.



              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan, ida Fauziyah, mengungkapkan Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi
              dengan tenaga kerja yang terdampak imbas dari Covid-19 paling banyak.





                                                           501
   497   498   499   500   501   502   503   504   505   506   507