Page 572 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 572
"Syarat pertama, statusnya harus warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki NIK (nomor
induk kependudukan). Selain itu, pekerja harus terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga
kerja yang masih aktif di BPJSTK, dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan," ungkap Ida
dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/8/2020). ( Dia menegaskan, peserta BPJSTK yang
dimaksud harus membayar iuran dengan besaran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp5
juta sesuai upah yang dilaporkan perusahaan kepada BPJSTK.
"Persyaratan lain adalah memiliki rekening bank yang masih aktif, dan tidak termasuk dalam
peserta penerima manfaat program kartu Prakerja. Iuran BPJSTK sampai 30 Juni 2020 juga harus
sudah dibayar," jelas Ida.
Proses penyaluran subsidi ini dilakukan dengan memindahbukukan dari bank penyalur ke
rekening bank penerima melalui bank-bank Himbara.
"Mekanisme penyaluran subsidi upah diberikan kepada pekerja sebesar Rp600 ribu per bulan
selama empat bulan, dengan total Rp2,4 juta. Bantuannya akan diberikan setiap dua bulan
sekali. Artinya, satu kali pencairan subsidi adalah sebesar Rp1,2 juta," pungkasnya.
(uka).
571

