Page 588 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 588
diberikan selama 4 bulan mulai Agustus 2020 ini. Ada 15.725.232 orang yang akan mendapatkan
bantuan ini dengan total bantuan yang dialokasikan Rp 37,7 triliun.
SETIAP BURUH DAPAT SUBSIDI RP2,4 JUTA,TAPI INI KRETERIANYA
JAKARTA,COM - Pekerja atau buruh yang gajinya di bawah Rp 5 juta perbulan, bakal mendapat
bantuan subsidi upah dari pemerintah sebesar Rp 600 ribu per bulan. Subsidi upah dari
pemerintah ini akan diberikan selama 4 bulan mulai Agustus 2020 ini. Ada 15.725.232 orang
yang akan mendapatkan bantuan ini dengan total bantuan yang dialokasikan Rp 37,7 triliun.
Menurut Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah bantuan ini untuk melindungi,
mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja atau buruh selama masa
pandemi Covid-19, sehingga dapat mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional.
Hal itu ditegaskan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah dalam jumpa pers Pengumuman
Program Bantuan Subsidi Upah di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (10/8/2020) seperti dikutip
dari siberindo.co.
"Bantuan tersebut merupakan program stimulus yang dikoordinasikan dan dibahas bersama Tim
Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kementerian BUMN, Kemnaker, Kemenkeu, dan BPJS
Ketenagakerjaan pada tahun 2020," sebutnya seperti dikutip di laman portal kemnaker.
Para pekerja atau buruh yang mendapat bantuan harus memenuhi persyaratan. Diantaranya
WNI yang dibuktikan dengan NIK, terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang
masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan, dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan; dan peserta
yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta
sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan.
"Persyaratan lainnya, ialah pekerja/buruh penerima upah; pekerja/buruh yang bekerja pada
pemberi kerja selain pada induk perusahaan BUMN, lembaga negara, instansi pemerintah,
kecuali non-ASN; memiliki rekening bank yang aktif; tidak termasuk dalam peserta penerima
manfaat program kartu prakerja; dan peserta yang membayar iuran sampai dengan bulan Juni
2020," tambahnya.
Proses penyaluran bantuan ini akan dilakukan oleh bank penyalur dengan pemindahbukuan dana
dari bank penyalur kepada rekening penerima bantuan pemerintah melalui bank-bank BUMN
yang terhimpun dalam HIMBARA (Himpunan Bank Milik Negara). "Mekanisme penyaluran
bantuan subsidi upah ini diberikan kepada pekerja/buruh sebesar Rp 600 ribu per bulan selama
empat bulan (Rp 2,4 juta) yang akan diberikan setiap dua bulan sekali. Artinya, satu kali
pencairan, pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp 1,2 juta," ucapnya.
Data calon penerima bantuan ini bersumber dari data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang
telah dilakukan verifikasi dan validasi oleh BPJS Ketenagakerjaan, sesuai kriteria dan persyaratan
yang ditentukan.
Menurutnya, pemerintah menggunakan data BPJS Ketenagakerjaan sebagai dasar pemberian
bantuan subsidi secara cepat dan tepat sasaran karena saat ini data tersebut dinilai paling akurat
dan lengkap, sehingga akuntable dan valid.
Lebih lanjut ia menyatakan, data penerima bantuan diambil dari data BPJS Ketenagakerjaan
dengan batas waktu pengambilan data sampai dengan 30 Juni 2020. Sehingga, hanya peserta
yang telah terdaftar pada batas waktu tersebut dan memenuhi persyaratan.
587

