Page 592 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 592
Judul Nunggak Iuran Jamsostek, Tak Dapat Subsidi Gaji Rp 2,4 Juta!
Nama Media cnbcindonesia.com
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://www.cnbcindonesia.com/news/20200810152349-4-
178699/nunggak-iuran-jamsostek-tak-dapat-subsidi-gaji-rp-24-juta
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-08-10 15:33:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menaker) Dan peserta bayar iuran berdasarkan upah di bawah Rp 5
juta sesuai upah yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan, persyratan lainnya punya rekening
bank dan tidak termasuk peserta manfaat kartu pra kerja dan membayar iuran sampai bulan
Juni 2020
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Dan peserta bayar iuran berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta
sesuai upah yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan, persyratan lainnya punya rekening bank
dan tidak termasuk peserta manfaat kartu pra kerja dan membayar iuran sampai bulan Juni
2020, kata Ida dalam konpers di Istana, Jakarta, Senin (10/8)Ia mengatakan subsidi upah ini
dalam rangka mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional, juga bertujuan melindungi
dan meningkatkan kemampuan ekonomi buruh selama masa pandemi covid-19. Proses
penyaluran berupa subsidi upah oleh bank penyalur dilakukan memindahbukukan dari bank
penyalur ke rekening penerima bantuan pemerintah melali bank-bank BUMN yang terhimpun
dalam Himbara
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Artinya satu kali pencairan subsidi sebesar Rp 1,2 juta. untuk
data calon penerima bantuan upah bersumber dari BPJS Ketenagakerjaan yang dilakukan
verifikasi ketenagakerjaan sesuai kriteria yang ditentukan
Ringkasan
Pemerintah menambah syarat bagi penerima subsidi gaji pekerja yaitu sudah membayar iuran
BP Jamsostek terakhir Juni 2020. Program subsidi gaji ini yang akan mulai September 2020
diperuntukkan bagi pekerja yang terdaftar dan membayar iuran bagi mereka yang bergaji di
bawah Rp 5 juta.
Menaker Ida Fauziyah mengatakan pekerja atau buruh yang mendapatkan bantuan harus
memenuhi persyaratan, pertama WNI, dibuktikan dengan NIK. Selain itu, terdaftar sebagai
peserta BPJS ketenagakerjaan (BP Jamsostek) yang aktif, yang dibuktikan dengan nomor kartu
kepesertaan.
591

